Jaya, Thomas Wira (2025) Strategi Guru Kelas dalam Mengatasi Perilaku Disruptif Siswa Kelas III MIN 2 Metro. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
Thomas Wira Jaya_2201031028_PGMI_2025.pdf - Other Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru kelas dalam mengatasi perilaku disruptif siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya perilaku disruptif berdasarkan perbedaan gender pada siswa kelas III D MIN 2 Metro. Latar belakang penelitian ini didasari oleh realitas bahwa perilaku disruptif yang dilakukan oleh siswa dapat mengganggu proses jalannya pembelajaran, menghambat penyampaian materi, dan memaksa guru kelas melakukan intervensi berulang kali demi mengembalikan kondisi kelas agar tetap kondusif. Kondisi tersebut menuntut guru kelas untuk menerapkan strategi penanganan yang tepat, terencana, dan konsisten.
Penelitian ini berjenis kualitatif dengan sifat deskriptif. Sumber data penelitian ini terdiri atas sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kredibilitas data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sehingga hasil penelitian memiliki keabsahan yang memadai.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas menerapkan dua bentuk strategi utama, yaitu strategi preventif, dan represif. Strategi preventif dilakukan melalui pemberian aturan kelas sebagai upaya awal pencegahan munculnya perilaku disruptif. Adapun strategi represif diterapkan ketika perilaku disruptif terjadi di dalam kelas. Strategi represif yang digunakan oleh guru kelas meliputi pemberian teguran, memindahkan tempat duduk siswa, memberikan hukuman fisik, memarahi siswa, serta mengubah metode mengajar untuk mengembalikan fokus dan ketertiban kelas. Penelitian ini juga menemukan bahwa perilaku disruptif siswa dipengaruhi oleh faktor internal, seperti hiperaktif, mudah bosan, kebutuhan perhatian, rasa ingin tahu, dan kesulitan akademik. Sementara itu, faktor eksternal mencakup faktor kelas, dan faktor teman sebaya. Selain itu, penelitian mengungkap adanya perbedaan perilaku disruptif antara siswa laki-laki dan perempuan. Siswa laki-laki lebih dominan menampilkan perilaku aktif, seperti hiperaktif, cepat bosan, serta memiliki kebutuhan perhatian yang lebih tinggi. Sebaliknya, siswa perempuan lebih sering menunjukkan perilaku disruptif pasif, yaitu perilaku mengganggu yang tidak menimbulkan banyak gerakan fisik maupun verbal.
Kata Kunci: Strategi guru, Perilaku disruptif, Gender siswa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 09:40 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 09:40 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12105 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
