Azizah, Elta Nur (2025) Implementasi Pembelajaran IPAS Kelas V dalam Kurikulum Merdeka di MIN 1 Lampung Timur. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
Elta Nur Azizah_ 2101032010_PGMI_2025.pdf - Other Download (5MB) |
Abstract
Pengintegrasian mata pelajaran IPA dan IPS menjadi satu mata pelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka bertujuan membentuk peserta didik yang kritis, kreatif, dan kolaboratif. Namun, dalam implementasi tersebut masih menghadapi berbagai hambatan, terutama terkait kompetensi dan kesiapan guru dalam memahami substansi kurikulum, menyususun modul ajar, menyesuaikan perangkat pembelajaran dan menentukan asesmen yang sesuai. Selain itu, kendala sarana-prasarama turut memengaruhi kualitas pelaksanaan pembelajaran. Kondisi tersebut menuntut guru dan sekolah untuk mampu beradaptasi secara cepat agar tujuan pembelajaran tercapai secara optimal. Dengan demikian, diperlukan pemahaman mendalam terkait implementasi pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka dan hambatan-hambatan yang muncul dalam pelaksanaan di kelas V MIN 1 Lampung Timur.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementassi pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka di MIN 1 Lampung Timur dan mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam pelaksanaan tersebut. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta menerapkan triangulasi sumber dan metode untuk meningkatkan keabsahan data. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri dari guru IPAS kelas V, kepala madrasah, dan peserta didik. Lokasi yang diteliti adalah MIN 1 Lampung Timur, Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menyusun perangkat ajar secara mandiri dengan dokumen Kemendikbud sebagai panduan. Pelaksanaan pembelajaran menekankan peran guru sebagai fasilitator, memberikan ruang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif melalui diskusi, eksplorasi, dan praktik sederhana. Namun, kemampuan belajar mandiri dan berpikir kritis siswa belum sepenuhnya terbentuk sehingga guru tetap perlu memberikan arahan langsung. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan media pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa, dan tantangan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis proses.
Kata kunci: Implementasi, Pembelajaran IPAS, Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar, Hambatan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 01:06 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 01:06 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12127 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
