Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Analisis Break Even Point sebagai Penetapan Harga Jual dalam Mengoptimalkan Laba pada Usaha Industri Tahu Kelurahan Hadimulyo Timur

Kurnia, Mufidah (2026) Analisis Break Even Point sebagai Penetapan Harga Jual dalam Mengoptimalkan Laba pada Usaha Industri Tahu Kelurahan Hadimulyo Timur. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.

[img] PDF
MUFIDAH KURNIA_2003030021_AKS_2026.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi fenomena ketergantungan pelaku UMKM tahu di Kelurahan Hadimulyo Timur terhadap pendekatan market-based pricing, sebuah metode penetapan harga yang hanya merujuk pada harga pasar tanpa didasari oleh kalkulasi struktur biaya yang sistematis. Urgensi penelitian ini diperkuat oleh volatilitas harga kedelai global pada periode 2021-2023 yang memicu ESKALASI biaya produksi serta mengancam stabilitas margin laba. Ketiadaan manajemen biaya yang terukur menyebabkan para pelaku usaha mengalami degradasi akurasi dalam memproyeksikan volume penjualan minimum dan harga jual optimal. Akibatnya, keberlanjutan operasional usaha berada dalam risiko tinggi di tengah dinamika ketidakpastian harga bahan baku yang fluktuatif.

Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain survei dan analisis biaya. Penelitian difokuskan pada tiga pelaku industry tahu di Kelurahan Hadimulyo Timur, yaitu usaha Pak Ali, Pak Abi, dan Pak Wisnu. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terkait biaya tetap, biaya variabel, volume produksi, serta harga jual tahun 2023. Teknik analisis data dilakukan melalui penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dengan metode full costing, identifikasi titik impas menggunakan analisis Break Even Point (BEP) baik dalam unit maupun rupiah, serta penghitungan Margin Of Safety (MOS) untuk mengukur tingkat keamanan usaha terhadap risiko penurunan penjualan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis BEP mampu memberikan parameter objektif bagi ketiga usaha dalam menetapkan harga jual dan perencanaan laba. Usaha Pak Ali dan Pak Wisnu memiliki efisiensi biaya yang baik dengan Rasio Margin Kontribusi masing-masing sebesar 64% dan 60%, sementara usaha Pak Abi berada pada tingkat 53%. Nilai Margin Of Safety (MOS) pada ketiga usaha tergolong sangat tinggi, yakni antara 60% hingga 83%, yang menunjukkan ketahanan finansial yang kuat meskipun terjadi kenaikan biaya variabel. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan analisis BEP dan MOS sangat krusial sebagai alat manajerial untuk menghindari kerugian tersembunyi, menentukan harga jual yang tidak hanya kompetitif tetapi juga mampu menutup biaya operasional secara menyeluruh.

Kata Kunci: Break Even Point, Harga Jual, Margin Of Safety, UMKM Tahu.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akutansi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akutansi Syariah
Depositing User: Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung
Date Deposited: 22 Jan 2026 00:37
Last Modified: 22 Jan 2026 00:37
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12130

Actions (login required)

View Item View Item