Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Analisis Yuridis Sosiologis Fenomena Enggan Menikah : Antara Kebebasan Individu dan Norma Hukum Perkawinan di Indonesia

Sholahudin, Abdurrahman (2026) Analisis Yuridis Sosiologis Fenomena Enggan Menikah : Antara Kebebasan Individu dan Norma Hukum Perkawinan di Indonesia. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.

[img] PDF
ABDURRAHMAN SHOLAHUDIN_2102013001_HKI_2026.pdf

Download (4MB)

Abstract

Fenomena enggan menikah atau menunda perkawinan di kalangan mahasiswa merupakan realitas sosial yang semakin menguat seiring perubahan nilai, pola pikir, dan dinamika kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mahasiswa untuk tidak menikah atau menunda perkawinan dalam jangka panjang serta menelaah pandangan hukum Islam terhadap pilihan tersebut dan implikasinya terhadap struktur sosial dan hukum keluarga di Indonesia.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif-empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis dan bersifat deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap 94 responden mahasiswa semester enam ke atas dari tiga perguruan tinggi di Kota Metro, yaitu Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung, Universitas Muhammadiyah Metro, dan Universitas Ma’arif Lampung, serta didukung oleh studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur hukum Islam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi, ketidaksiapan mental, ketakutan terhadap kegagalan rumah tangga, trauma sosial, serta perubahan nilai dan orientasi hidup menjadi alasan dominan mahasiswa dalam menunda atau enggan menikah. Secara yuridis, hukum positif Indonesia tidak mewajibkan perkawinan sehingga pilihan tersebut termasuk dalam ranah kebebasan individu. Namun dalam perspektif hukum Islam, perkawinan tetap dipandang sebagai institusi penting yang berkaitan dengan tujuan syariat, khususnya dalam menjaga keturunan dan kehormatan (hifz al-nasl dan hifz al-‘ird). Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena enggan menikah merupakan hasil dialektika antara kebebasan individu dan norma hukum perkawinan, yang menuntut respons hukum keluarga yang lebih adaptif tanpa mengabaikan nilai-nilai dasar syariat Islam.

Kata Kunci: Enggan Menikah, Mahasiswa, Kebebasan Individu, Hukum Perkawinan, Yuridis Sosiologis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung
Date Deposited: 28 Jan 2026 03:53
Last Modified: 28 Jan 2026 03:53
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12205

Actions (login required)

View Item View Item