Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Sistem Upah Buruh Tani Perspektif Ekonomi Islam di Desa Sambikarto Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur

Hasnan, Odi (2026) Sistem Upah Buruh Tani Perspektif Ekonomi Islam di Desa Sambikarto Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.

[img] PDF
ODI HASAN_2103011072_ESY_2026.pdf

Download (7MB)

Abstract

Tenaga kerja merupakan unsur penting dalam proses produksi, termasuk sector pertanian yang bergantung pada buruh tani. Beban kerja yang berat dan berisiko seharusnya diimbangi dengan pemberian upah yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengupahan buruh tani serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip pengupahan dalam perspektif Ekonomi Islam di Desa Sambikarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Fokus penelitian adalah meliputi mekanisme penetapan upah, besaran upah yang diterima sekaligus relevansinya terhadap prinsip keadilan, kelayakan, kerelaan, dan ketepatan waktu.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research), adapun sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif serta dalam penelitian ini menggunakan cara berfikir deduktif dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Tujuannya agar dapat mendeskripsikan dan mengetahui Sistem Upah Buruh Tani Perspektif Ekonomi Islam di Desa Sambikarto Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi, wawancara dilakukan kepada kepala desa, buruh tani dan pemilik lahan serta dokumentasi digunakan untuk pelengkap guna menggunakan data sebagai bahan informasi yang berupa data-data terkait pelaksanaan buruh tani di desa Sambikarto.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengupahan masih menggunakan pola tradisional yaitu dilakukan cara lisan tanpa adanya perjanjian tertulis. Pengupahan terdiri dari upah harian dan borongan, dengan upah buruh laki-laki sebesar Rp55.000 per hari dan perempuan Rp50.000 per hari. Meskipun dibayar tepat waktu, upah tersebut belum memenuhi kebutuhan hidup layak dan tidak sepenuhnya sejalan dengan prinsip keadilan dan kelayakan dalam ekonomi Islam. Kondisi ini menunjukkan adanya ketimpangan dan potensi eksploitasi terhadap buruh tani. Sistem upah buruh tani di desa Sambikarto secara nilai telah mencerminkan kesadaran akan pentingnya keadilan dan keseimbangan, namun secara praktik belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.

Kata Kunci: Sistem Upah, Buruh Tani, Ekonomi Islam

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Syariah
Depositing User: Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung
Date Deposited: 06 Feb 2026 00:37
Last Modified: 06 Feb 2026 00:37
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12251

Actions (login required)

View Item View Item