Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Pengaruh Pemberian POC Limbah Jeroan Ikan Lele dan Batang Pisang Terhadap Pertumbuhan Cabai Keriting (Capsicum annum var. Longum) Sebagai Sumber Belajar Biologi

Anggraini, Septika (2025) Pengaruh Pemberian POC Limbah Jeroan Ikan Lele dan Batang Pisang Terhadap Pertumbuhan Cabai Keriting (Capsicum annum var. Longum) Sebagai Sumber Belajar Biologi. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.

[img] PDF
Septika Anggraini_2201080032_T.BIOLOGI_2025.pdf - Other

Download (4MB)

Abstract

Ketergantungan penggunaan pupuk kimia dalam jangka panjang dapat berdampak negatif terhadap kualitas tanah dan lingkungan, sehingga diperlukan alternatif pupuk ramah lingkungan, salah satunya pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh POC berbahan limbah jeroan ikan lele (Clarias batrachus) dan batang pisang (Musa sp.) terhadap pertumbuhan tanaman cabai keriting (Capsicum annum var. Longum). Limbah jeroan ikan lele dan batang pisang di Desa Balekencono, Lampung Timur tersedia melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun mengandung unsur hara esensial bagi pertumbuhan vegetatif tanaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (20 ml), P2 (40 ml), dan P3 (60 ml), masing-masing dengan enam ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun selama empat minggu. Data dianalisis melalui uji prasyarat, ANOVA satu arah, dan uji lanjut (post hoc). Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa POC mengandung nitrogen sebesar 0,08%, fosfor 0,09%, dan kalium 15,9 mg/L. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi dosis POC berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (Sig. = 0,020), jumlah daun (Sig. = 0,020), dan lebar daun (Sig. = 0,025). Uji post hoc menunjukkan bahwa perlakuan P1 (20 ml) berbeda nyata dengan kontrol pada tinggi tanaman (p = 0,017), berbeda nyata dengan kontrol (p = 0,047) dan perlakuan P3 (60 ml) pada jumlah daun (p = 0,024), serta berbeda signifikan dengan perlakuan P3 pada lebar daun (p = 0,022). Perlakuan P2 (40 ml) tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0,05), sedangkan perlakuan P3 (60 ml) menunjukkan penurunan pertumbuhan tanaman yang mengindikasikan stres fisiologis akibat konsentrasi POC yang terlalu tinggi. Penelitian ini relevan dengan materi pertumbuhan dan perkembangan Biologi kelas XII SMA/MA serta berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual berbasis lingkungan dan pertanian berkelanjutan.

Kata Kunci : Pupuk Organik Cair, Limbah Jeroan Ikan Lele dan Batang Pisang, Cabai Keriting

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Tadris Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Tadris Biologi
Depositing User: Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung
Date Deposited: 05 Mar 2026 03:40
Last Modified: 05 Mar 2026 03:40
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12283

Actions (login required)

View Item View Item