Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Keadilan dalam Pemidanaan Kekerasan Seksual terhadap Anak pada Putusan PN Metro Nomor 108/Pid.Sus/2024 Perspektif Jarimah Ta’zir

Mubarak, Al Rasyid Hasbi and Rahmaningsih, Aziza Aziz and Pertiwi, Nyimas Lidya Putri and Juniati, Lita Permana (2026) Keadilan dalam Pemidanaan Kekerasan Seksual terhadap Anak pada Putusan PN Metro Nomor 108/Pid.Sus/2024 Perspektif Jarimah Ta’zir. Yustisi : Jurnal Hukum dan Hukum Islam, 13 (1). ISSN 0852-0941 (Submitted)

[img] PDF
Al Rasyid Hasbi Mubarak_2202011001_HKI_2025.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan tindak pidana serius yang menimbulkan dampak fisik, psikologis, dan sosial yang mendalam bagi korban, sehingga menuntut penegakan hukum yang tidak hanya memenuhi unsur normatif, tetapi juga mencerminkan keadilan substantif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam perkara kekerasan seksual terhadap anak berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Metro Nomor 108/Pid.Sus/2024/PN Met serta menilainya dalam perspektif fiqh jinayah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi putusan nomor 108/Pid.Sus/2024 PN Met tentang kekerasan seksual terhadap anak. Data penelitian diperoleh dari putusan tersebut dan wawancara hakim yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim telah menyatakan unsur tindak pidana terbukti secara sah dan meyakinkan serta mengakui beratnya dampak perbuatan terdakwa terhadap korban. Namun, pidana penjara selama enam tahun yang dijatuhkan dinilai belum sepenuhnya mencerminkan keadilan substantif, mengingat perbuatan dilakukan secara berulang, melibatkan lebih dari satu korban, serta menimbulkan trauma psikologis yang mendalam. Dalam perspektif fiqh jinayah, kekerasan seksual terhadap anak termasuk kategori jarimah taʿzir berat yang menuntut sanksi tegas demi menjaga tujuan syariat (maqasid al-syariah), khususnya perlindungan jiwa dan keturunan (hifz al-nafs dan hifz al-nasl). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun pertimbangan hokum hakim telah sesuai secara normatif, penjatuhan pidana dalam putusan tersebut belum sepenuhnya selaras dengan nilai keadilan menurut fiqh jinayah yang menekankan perlindungan maksimal terhadap anak dan pencegahan kerusakan sosial.

Kata kunci: keadilan hakim, kekerasan seksual terhadap anak, fiqh jinayah.

Item Type: Article
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung
Date Deposited: 09 Mar 2026 08:46
Last Modified: 09 Mar 2026 08:46
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12300

Actions (login required)

View Item View Item