Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Studi Etnobotani Upacara Adat Begawi Masyarakat Lampung Pepadun di Desa Negara Nabung Kabupaten Lampung Timur Sebagai Sumber Belajar SMA/MA

Ardiansyah, Ardiansyah (2026) Studi Etnobotani Upacara Adat Begawi Masyarakat Lampung Pepadun di Desa Negara Nabung Kabupaten Lampung Timur Sebagai Sumber Belajar SMA/MA. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.

[img] PDF
Ardiansyah_1901080002_T.BIOLOGI_2026.pdf - Other

Download (7MB)

Abstract

Upacara adat begawi merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Lampung pepadun yang dilaksanakan sebagai bagian dari prosesi pengambilan gelar adat. Upacara adat begawi diwariskan secara turun temurun oleh suku Lampung. Meskipun upacara ini masih dilestarikan, pemahaman masyarakat mengenai jenis tumbuhan dan bagian yang dimanfaatkan, serta makna filosofis yang terkandung dalam rangkaian ritual upacara adat begawi di dalamnya masih terbatas, khususnya pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis rangkaian ritual upacara adat begawi, bagian tumbuhan yang digunakan serta makna dan filosofi dari tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat Begawi di Desa Negara Nabung Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan menggunakan Teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan upacara adat begawi masih dilaksanakan sesuai dengan ketentuan adat setempat. Tahapan upacara adat Begawi di Desa Negara Nabung terdiri dari 8 ritusl adat yaitu Peppung, Ngediyo, Penyembelihan Kibau/ Nikel Kibau, Cangget, Nigel, Turun Duwai, Musek dan Cakak Pepadun. Adapun tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat begawi terdiri dari 30 jenis tumbuhan, yaitu Pisang, Cocor bebek, Mawar, Bunga kertas, Melati, Bambu, Merica, Wortel, Padi, Kelapa, Kentang, Daun salam, Jati, Bawang merah, Bawang putih, Kemiri, Ketumbar, Buncis, Kunyit, Pinang, Cabai, Seledri, Lengkuas, Jahe, Kemangi, Timun, Singkong, Terong, dan Tomat. Bagian tumbuhan yang digunakan buah sebanyak 44%, umbi/rimpang 24%, daun 18%, batang 8%, biji 6%, bunga 6%, dan seluruh bagian tumbuhan 2%. Setiap unsur yang digunakan mengandung nilai filosofis seperti ketenteraman, kemakmuran, kesuburan, kepemimpinan, dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Upaya konservasi telah dilakukan terhadap beberapa jenis tumbuhan melalui penanaman di pekarangan rumah, sedangkan pada hewan adat belum ditemukan upaya konservasi secara khusus. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi upaya pelestarian pengetahuan lokal sekaligus sebagai sumber belajar berbasis etnobotani dalam pembelajaran biologi di tingkat SMA/MA

Kata Kunci: Etnobotani, Adat Begawi, Lampung Pepadun, Negara Nabung

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Tadris Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Tadris Biologi
Depositing User: Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung
Date Deposited: 15 Apr 2026 08:55
Last Modified: 15 Apr 2026 08:55
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12471

Actions (login required)

View Item View Item