Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) Terhadap Evaluasi Prinsip Syariah di Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dalam Perspektif Aspek Yuridis (Studi di BMT Arta Buana Metro)

Putri, Nabila Anggita (2026) Peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) Terhadap Evaluasi Prinsip Syariah di Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dalam Perspektif Aspek Yuridis (Studi di BMT Arta Buana Metro). Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.

[img] PDF
NABILA ANGGITA PUTRI_2002021016_HESY_2026.pdf

Download (4MB)

Abstract

Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan, termasuk pada lembaga keuangan mikro syariah seperti Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Peningkatan tersebut menuntut adanya pengawasan yang optimal agar seluruh kegiatan operasional lembaga tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Dalam hal ini, Dewan Pengawas Syariah (DPS) memiliki peran strategis sebagai organ independen yang bertugas mengawasi, mengevaluasi, serta memastikan penerapan prinsip syariah pada produk, akad, dan kegiatan operasional lembaga keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Dewan Pengawas Syariah terhadap evaluasi prinsip syariah di BMT Arta Buana Metro serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat DPS dalam melaksanakan evaluasi tersebut.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan DPS, manajer, karyawan, dan nasabah BMT Arta Buana Metro, serta didukung oleh data dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui teknik berpikir induktif, yaitu menarik kesimpulan berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dewan Pengawas Syariah di BMT Arta Buana Metro telah menjalankan perannya dalam mengevaluasi penerapan prinsip syariah melalui peninjauan kesesuaian akad dan produk dengan fatwa DSN-MUI, pengawasan pelaksanaan akad di lapangan, serta pemberian arahan dan rekomendasi kepada manajemen dan karyawan. Namun, evaluasi yang dilakukan DPS masih bersifat periodik terbatas dan insidental, belum dilakukan secara rutin sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku. Faktor pendukung pelaksanaan peran DPS meliputi dukungan manajemen, adanya pedoman syariah yang jelas, serta komitmen DPS dalam menjaga kepatuhan syariah. Adapun factor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pengawasan, perbedaan tingkat pemahaman syariah karyawan, serta kompleksitas kegiatan operasional BMT.

Kata Kunci: Dewan Pengawas Syariah, Evaluasi Prinsip Syariah, BMT,

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Hukum Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung
Date Deposited: 15 Apr 2026 08:48
Last Modified: 15 Apr 2026 08:48
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12474

Actions (login required)

View Item View Item