Tyas, Laily Ayuning (2026) Peran Guru PAI Bersertifikasi dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Problem Solving Peserta Didik di SMA Negeri Se-Kecamatan Sekampung. Masters thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
Laily Ayuning Tyas_2471010016_PAI_2026.pdf Download (8MB) |
Abstract
Kemampuan berpikir kritis dan problem solving peserta didik di Indonesia masih rendah, sebagaimana tercermin dalam hasil PISA 2022 yang berada di bawah rata-rata OECD. Pengembangan kemampuan tersebut dipengaruhi oleh peran guru, termasuk guru PAI bersertifikasi yang idealnya memiliki kompetensi pedagogik dan profesional untuk menerapkan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Temuan awal di SMAN se-Kecamatan Sekampung menunjukkan adanya variasi praktik pembelajaran, penilaian yang berorientasi kognitif tingkat rendah, dan partisipasi peserta didik belum optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI bersertifikasi dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan problem solving peserta didik, menganalisis kemampuan berpikir kritis dan problem solving peserta didik, dan mengalisis faktor yang memengaruhi peran guru PAI bersertifikasi dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan problem solving peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN se-Sekampung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap guru PAI bersertifikasi, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan peserta didik, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI bersertifikasi di SMA Negeri se-Kecamatan Sekampung sebagai guru profesional dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan problem solving peserta didik diwujudkan melalui perannya sebagai motivator dan fasilitator. Peran motivator tercermin melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL), storytelling tujuan pembelajaran, Goal-Oriented Motivation, dan pertanyaan pemantik non-faktual, sedangkan peran fasilitator melalui pembelajaran berdiferensiasi dan pemanfaatan teknologi digital. Kemampuan berpikir kritis dan problem solving peserta didik secara umum telah berkembang, namun masih bervariasi dan memerlukan penguatan, terutama dalam merumuskan alternatif solusi. Adapun faktor pendukung yang memengaruhi peran guru PAI bersertifikasi meliputi kompetensi pedagogik dan profesional guru, dukungan sarana prasarana, dan kebijakan sekolah yang mendukung pembelajaran inovatif. Sedangkan faktor penghambat antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, variasi kesiapan dan keaktifan peserta didik, dan belum optimalnya pemanfaatan hasil penilaian autentik sebagai dasar refleksi pembelajaran.
Kata Kunci: Peran Guru PAI Bersertifikasi, Berpikir Kritis, Problem Solving.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama Islam |
| Divisions: | Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 04:52 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 04:52 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12499 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
