Sigit, Rahmad (2026) Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Negara terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak dan Perspektif Penerapannya pada Kebijakan Ekonomi Syariah (Studi pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Metro). Masters thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
RAHMAD SIGIT_2371040058_ESY_2026.pdf Download (3MB) |
Abstract
Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) merupakan aspek strategis dalam manajemen aset publik karena memiliki potensi besar dalam mendukung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Meskipun telah diatur melalui regulasi seperti PMK No. 115/PMK.06/2020, praktik pemanfaatan BMN di KPKNL Metro masih menghadapi kendala seperti keberadaan aset idle, keterbatasan monitoring, serta minimnya integrasi prinsip ekonomi syariah dalam implementasi operasional.
Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya KPKNL Metro dalam mengoptimalkan pemanfaatan BMN serta menilai potensi penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah sebagai prespektif analitis, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik koding tematik induktif untuk menafsirkan pola-pola temuan.
Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, pemanfaatan BMN di KPKNL Metro masih didominasi oleh mekanisme konvensional, sementara akad syariah seperti ijarah dan musyarakah belum diimplementasikan secara operasional dan masih berada pada tahap eksplorasi konseptual. Kedua, faktor pendukung optimalisasi meliputi fleksibilitas regulasi PMK 115 secara struktural, potensi ekonomi aset, kesiapan sistem informasi SIMAN, serta keterbukaan internal terhadap inovasi syariah. Ketiga, faktor penghambat mencakup keterbatasan pemahaman prinsip syariah, hambatan birokrasi, orientasi kinerja berbasis PNBP nominal, dan belum adanya pedoman teknis integrasi syariah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa apabila pemanfaatan BMN dianalisis dan diarahkan dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah, maka terdapat potensi peningkatan optimalisasi aset yang tidak hanya berorientasi pada PNBP, tetapi juga pada keadilan, transparansi, dan kemaslahatan publik. Analisis dekonstruksi terhadap PMK 115 mengindikasikan adanya kesesuaian struktural dengan karakteristik beberapa akad dalam ekonomi syariah, sehingga membuka peluang penyusunan pedoman teknis atau regulasi turunan pemanfaatan BMN berbasis prinsip syariah di masa mendatang. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian ekonomi publik Islam; secara praktis, memberikan rekomendasi kebijakan bagi DJKN dalam penermengembangkan model pemanfaatan BMN yang lebih produktif dan berkeadilan.
Kata Kunci: Barang Milik Negara, Penerimaan Negara Bukan Pajak, Optimalisasi, Ekonomi Syariah, KPKNL Metro.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi Syariah Pascasarjana |
| Divisions: | Pascasarjana > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 04:52 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 04:52 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12501 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
