Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Analisis Kinerja Keuangan Metode EVA, REVA dan CVA : Studi pada Perusahaan Kosmetik di Indonesia

Fauziah, Resti and Carmidah, Carmidah and Nisa, Thoyibatun (2026) Analisis Kinerja Keuangan Metode EVA, REVA dan CVA : Studi pada Perusahaan Kosmetik di Indonesia. ARBITRASE : Journal of Economics and Accounting, 7 (1). ISSN 2722-841X

[img] PDF
RESTI FAUZIAH_2203030029_AKS_2026.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) menggunakan metode Economic Value Added (EVA), Refined Economic Value Added (REVA) dan Cash Value Added (CVA) selama periode 2020-2024. Objek penelitian terdiri dari enam perusahaan, yaitu PT Unilever Tbk, PT Mustika Ratu Tbk, PT Martina Berto Tbk, PT Kino Indonesia Tbk, PT Akasha Wira International Tbk dan PT Mandom Indonesia Tbk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari laman resmi Bursa Efek Indonesia serta publikasi laporan keuangan masing-masing perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan metode EVA, PT Unilever Tbk dan PT Akasha Wira International Tbk secara konsisten menghasilkan nilai EVA positif selama periode penelitian. PT Unilever Tbk mencatat nilai EVA tertinggi sebesar 4.429.180 juta rupiah pada tahun 2020, sedangkan PT Akasha Wira International Tbk menunjukkan nilai EVA positif yang relatif stabil dengan mencapai nilai EVA tertinggi pada tahun 2024 sebesar 242.974 juta rupiah. Sementara itu, perusahaan lainnya cenderung menunjukkan nilai EVA negatif yang berfluktuasi. Berdasarkan metode REVA, mayoritas perusahaan menunjukkan nilai negatif. PT Unilever Tbk mencatat nilai REVA terendah sebesar -108.133.559 juta rupiah pada tahun 2021, sedangkan PT Kino Indonesia Tbk sempat mencatat nilai positif sebesar 289.377 juta rupiah pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan belum mampu menutupi biaya modal berbasis nilai pasar. Sementara itu, berdasarkan metode CVA, PT Unilever Tbk yang cukup konsisten menghasilkan nilai tambah berbasis kas dengan nilai tertinggi sebesar 2.103.693 meskipun pada akhir periode mencatat nilai negatif. Perusahaan lainnya cenderung menunjukkan nilai CVA negatif pada sebagian besar periode penelitian. Penelitian ini memiliki kebaruan dengan mengintegrasikan tiga metode pengukuran kinerja keuangan berbasis nilai, yaitu EVA, REVA dan CVA dalam satu kerangka analisis, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif dibandingkan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya menggunakan satu metode pengukuran. Selain itu, penelitian ini mengisi keterbatasan penelitian terdahulu yang belum ada mengkaji ketiga metode tersebut dalam satu kerangka analisis.

Kata Kunci: Kinerja Keuangan, EVA, REVA, CVA, Perusahaan Kosmetik

Item Type: Article
Subjects: Akutansi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akutansi Syariah
Depositing User: Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung
Date Deposited: 23 Jun 2026 23:11
Last Modified: 23 Jun 2026 23:11
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12656

Actions (login required)

View Item View Item