Ra’uf, Ahmad (2026) Peran Guru Akidah Akhlak Sebagai Agen Penguatan Karakter Moderat Berbasis Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil ‘Alamin di MAN 1 Lampung Timur. Masters thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
AHMAD RA'UF_2471010002_PAI_2026.pdf Download (5MB) |
Abstract
Pendidikan pada era kontemporer tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik yang moderat, toleran, dan berakhlak mulia. Dalam konteks pendidikan nasional, penguatan karakter tersebut diwujudkan melalui implementasi Profil Pelajar Pancasila. Dalam pendidikan Islam, khususnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak, nilai-nilai tersebut selaras dengan konsep Rahmatan lil ‘Alamin yang menekankan sikap moderasi, toleransi, keadilan, dan kasih sayang. Namun, temuan awal di MAN 1 Lampung Timur menunjukkan bahwa capaian karakter moderat peserta didik masih bervariasi dan implementasi integrasi nilai Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin belum sepenuhnya optimal dalam praktik pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Akidah Akhlak sebagai agen penguatan karakter moderat berbasis Profil Pelajar Pancasila dan nilai Rahmatan lil ‘Alamin, menganalisis karakter moderat peserta didik yang terbentuk, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi peran guru dalam penguatan karakter tersebut di MAN 1 Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan Guru Akidah Akhlak, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, dan peserta didik, observasi terhadap proses pembelajaran, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, peran guru Akidah Akhlak terealisasi melalui fungsi perencana projek, fasilitator, pendamping, supervisor-konsultan, dan moderator yang tercermin dalam integrasi nilai, pembelajaran dialogis, pendampingan, umpan balik, dan pengelolaan diskusi; hal ini perlu dipertahankan. Namun, perencanaan belum terstandar, projek masih sederhana, fasilitasi belum merata, dan supervisi belum terintegrasi, sehingga perlu standarisasi dan penguatan evaluasi. Kedua, karakter moderat siswa mulai terinternalisasi pada nilai toleransi, musyawarah, keseimbangan, dan semangat kebangsaan; capaian ini perlu dipertahankan. Namun, internalisasi belum merata, pemahaman masih umum, partisipasi belum seimbang, dan konsistensi sikap belum stabil, sehingga perlu penguatan strategi inklusif dan evaluasi terukur. Ketiga, faktor internal berupa kompetensi pedagogik, keteladanan, dan pemahaman moderasi menjadi kekuatan yang perlu dipertahankan, meskipun masih terdapat variasi kualitas yang perlu distandarkan. Faktor eksternal berupa budaya religius dan dukungan kebijakan menjadi pendukung, namun partisipasi belum merata, monitoring belum sistematis, dan internalisasi masih formal, sehingga perlu penguatan koordinasi dan sistem monitoring yang terukur.
Kata Kunci: Guru Akidah Akhlak, Karakter Moderat, Profil Pelajar Pancasila, Rahmatan lil ‘Alamin.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama Islam Pascasarjana |
| Divisions: | Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 04:43 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 04:43 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12682 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
