Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Komparatif Stilistika Dalam Syair Khudz Fi Al-Buka Inna Al-Khalith Muqawwidh Karya Mutanabbi Dan Syair Abat 'Abaratuhu Illa Insikaba Karya Abu Firas Al-Hamdani

Maulinta, Melin (2026) Komparatif Stilistika Dalam Syair Khudz Fi Al-Buka Inna Al-Khalith Muqawwidh Karya Mutanabbi Dan Syair Abat 'Abaratuhu Illa Insikaba Karya Abu Firas Al-Hamdani. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.

[img] PDF
Melin Maulinta_ 2204021003_BSA_2026.pdf - Other

Download (2MB)

Abstract

Sastra Arab klasik merupakan salah satu bentuk ekspresi estetika bahasa yang memiliki kekayaan gaya bahasa dan makna. Puisi sebagai bagian utama dalam sastra Arab tidak hanya berfungsi sebagai media ungkapan emosi, tetapi juga sebagai sarana penciptaan citra dan pengalaman estetis yang mendalam. Penelitian ini merupakan kajian stilistika komparatif yang membahas penggunaan gaya bahasa pada tingkat al-mustawā al-taṣwīrī (citraan) dalam dua syair Arab klasik, yaitu syair Khudz fī al-bukā inna al-khalīṭ muqawwiḍ karya Al-Mutanabbi dan syair Abat ‘abarātuhu illā insikābā karya Abu Firas al-Hamdani.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk citraan yang digunakan dalam kedua syair, serta menganalisis persamaan dan perbedaan gaya bahasa yang membangun ekspresi emosional masing-masing penyair. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif- analitis dan komparatif. Data penelitian diperoleh melalui teknik studi pustaka dengan membaca, mencatat, dan mengklasifikasikan larik-larik puisi yang mengandung unsur citraan, kemudian dianalisis berdasarkan teori stilistika.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua syair sama-sama menggunakan citraan metaforis, personifikasi, dan hiperbolik dalam menggambarkan emosi seperti kesedihan, kerinduan, dan penderitaan. Namun demikian, Al-Mutanabbi cenderung menggunakan citraan yang lebih intens, dramatis, dan padat, sedangkan Abu Firas al-Hamdani lebih menonjolkan citraan yang reflektif, liris, dan emosional. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pengalaman hidup penyair berpengaruh terhadap konstruksi gaya bahasa yang digunakan dalam puisi.

Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian stilistika sastra Arab, khususnya dalam memahami peran citraan sebagai sarana utama pembentukan makna dan pengalaman emosional dalam puisi klasik.

Kata kunci: stilistika, citraan, al-mustawā al-taṣwīrī, Al-Mutanabbi, Abu Firas al-Hamdani, puisi Arab klasik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Bahasa dan Sastra Arab
Divisions: Fakultas Adab dan Dakwah > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung
Date Deposited: 09 Jul 2026 01:05
Last Modified: 09 Jul 2026 01:05
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12711

Actions (login required)

View Item View Item