D, Rafa Febryan Nugraha (2026) Strategi Retorika Dakwah Terhadap Elektabilitas Politik dalam Pileg Kabupaten Lampung Timur Tahun 2024. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
Rafa Febryan Nugraha D_ 2204011019_KPI_2026.pdf - Other Download (3MB) |
Abstract
Keterlibatan tokoh agama dalam politik merupakan fenomena sosial-keagamaan yang signifikan di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki basis religiusitas kuat seperti Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi retorika dakwah tokoh agama terhadap elektabilitas politik dalam Pemilihan Legislatif (PILEG) Kabupaten Lampung Timur Tahun 2024, dengan meninjau bentuk, pola, serta efektivitas strategi komunikasi dakwah dalam membangun kepercayaan dan dukungan politik masyarakat berdasarkan prinsip bil hikmah wal mau‘izhah al-hasanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang meliputi calon legislatif, tokoh agama (ustaz), tokoh masyarakat, tim sukses, serta anggota Bawaslu Kabupaten Lampung Timur. Data sekunder diperoleh dari dokumen KPU, arsip kegiatan keagamaan, serta literatur relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan teori. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi retorika dakwah tokoh agama dalam PILEG Kabupaten Lampung Timur Tahun 2024 diterapkan secara integratif melalui tiga unsur retorika Aristoteles: 1) Ethos (kredibilitas), dibangun melalui integritas moral, kedalaman ilmu spiritual, dan netralitas dai guna menciptakan legitimasi moral; 2) Logos (argumentasi), diwujudkan melalui penggunaan dalil Al- Qur'an (seperti QS. An-Nahl: 125 dan QS. Al-Qashash: 26) dan penalaran rasional mengenai kriteria pemimpin yang amanah dan adil; dan 3) Pathos (emosional), diterapkan melalui kisah inspiratif, nasihat spiritual, dan pendekatan psikologis yang menyentuh hati jamaah. Di antara ketiga unsur tersebut, pendekatan pathos ditemukan sebagai faktor yang paling dominan dalam memengaruhi preferensi politik pemilih pedesaan karena mampu membangun ikatan emosional yang kuat. Retorika dakwah terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan elektabilitas politik calon legislatif melalui tiga mekanisme utama, yaitu persuasi moral, pembentukan citra positif (image building), dan legitimasi sosial yang diberikan oleh tokoh agama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 07:14 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 07:14 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12782 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
