Budiman, Wahyu Arif (2026) Kritik Sosial Terhadap Lingkungan Pada Lirik Lagu Tarian Penghancur Raya Karya .Feast ( Studi Wacana Kritis Teun A. Van Djik ). Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
Wahyu Arif Budiman_ 1904010034_KPI_2026.pdf - Other Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial yang terkandung dalam lirik lagu Tarian Penghancur Raya karya .Feast dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. van Dijk. Lagu ini dipilih karena memuat berbagai representasi permasalahan lingkungan yang relevan dengan kondisi sosial saat ini, khususnya terkait eksploitasi alam, kerusakan lingkungan, dan rendahnya kesadaran manusia terhadap kelestarian lingkungan hidup. Musik sebagai media komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian kritik sosial terhadap berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa lirik lagu Tarian Penghancur Raya yang dianalisis berdasarkan tiga dimensi Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk, yaitu dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi pustaka, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, serta menginterpretasikan unsur-unsur wacana yang terdapat dalam lirik lagu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Tarian Penghancur Raya mengandung kritik sosial terhadap perilaku manusia yang berkontribusi pada kerusakan lingkungan. Pada dimensi teks ditemukan tema utama berupa kerusakan lingkungan akibat eksploitasi alam yang berlebihan. Pada dimensi kognisi sosial, lagu ini merefleksikan kegelisahan pencipta lagu terhadap berbagai persoalan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Sementara pada dimensi konteks sosial, lirik lagu menggambarkan realitas sosial mengenai krisis lingkungan yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia dan pola pembangunan yang kurang memperhatikan keberlanjutan ekosistem. Kritik sosial tersebut disampaikan melalui penggunaan metafora, diksi, dan gaya bahasa yang memperkuat pesan lingkungan kepada pendengar.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa lagu Tarian Penghancur Raya tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga sebagai media kritik sosial yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian Analisis Wacana Kritis serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji kritik sosial dalam karya musik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:29 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 08:29 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12808 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
