Thoriq, Muhammad (2026) Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kedisiplinan Ibadah Sholat Berjamaah Siswa di SMA Negeri 5 Metro. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
Muhammad Thoriq_ 2201010073_PAI_2026.pdf - Other Download (5MB) |
Abstract
Pelaksanaan Sholat Zuhur berjamaah di SMA Negeri 5 Metro masih menghadapi berbagai kendala yang memengaruhi konsistensi keikutsertaan siswa. Masih terdapat siswa yang kurang disiplin dalam mengikuti Sholat berjamaah, baik karena rendahnya kesadaran pribadi, pengaruh teman sebaya, maupun kurangnya pembiasaan ibadah di lingkungan keluarga. Kondisi tersebut menarik peneliti untuk menindaklanjuti permasalah tersebut sehingga dari hal tersebut peneliti mengangkat pertanyaan penelitian mengenai bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dan bagaimana faktor pendukung serta penghambat dalam rangka meningkatkan kedisiplinan ibadah di SMA Negeri 5 Metro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah Sholat berjamaah siswa di SMA Negeri 5 Metro. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah Sholat berjamaah siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam, pembina Rohis, dan siswa, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari kepala sekolah dan dokumen sekolah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah Sholat berjamaah siswa. Peran tersebut diwujudkan melalui fungsi guru sebagai teladan (uswah hasanah), pembimbing (murabbi), pengawas (controller), dan motivator. Guru Pendidikan Agama Islam memberikan contoh langsung dalam pelaksanaan ibadah, membimbing siswa secara berkelanjutan, melakukan pengawasan melalui mekanisme yang diterapkan sekolah, serta memberikan motivasi keagamaan untuk menumbuhkan kesadaran beribadah. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari keterpaksaan karena aturan sekolah, kemudian menjadi pembiasaan, hingga berkembang menjadi kesadaran beribadah secara mandiri. Faktor pendukung dalam pelaksanaan peran tersebut meliputi kebijakan kepala sekolah yang tegas, budaya religius sekolah, sinergi guru dan pengurus Rohis, serta sarana ibadah yang memadai. Adapun faktor penghambatnya meliputi kurangnya pembiasaan ibadah di lingkungan keluarga, pengaruh negatif teman sebaya, inkonsistensi sebagian guru dalam pengawasan, serta kendala teknis berupa penurunan debit air wudhu saat digunakan secara bersamaan.
Kata Kunci: Peran Guru PAI, Kedisiplinan Ibadah, Sholat Berjamaah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 15:26 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 15:26 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
