Azizah, Nadhifa Sofiana (2026) Upaya Guru dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Meronce di PAUD KB Tunas Bangsa Metro Pusat. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
Nadhifa Sofiana Azizah_ 2001040023_PIAUD_2026.pdf - Other Download (8MB) |
Abstract
Kesulitan upaya guru dalam mengelola kelas dengan karakteristik dan kebutuhan belajar anak yang beragam, serta rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 3–4 tahun. Beberapa anak di PAUD KB Tunas Bangsa Metro Pusat mengalami kendala dalam kemampuan kegiatan meronce secara individu. Hal ini dikarenakan frekuensi waktu yang masih terbatas dan hambatan stimulasi perkembangan motorik halus pada anak usia dini. Berdasarkan penjelasan permasalahan yang ada pada latar belakang masalah diatas bagaimana upaya guru dalam mengembangkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan meronce di PAUD KB Tunas Bangsa Metro Pusat serta apa saja faktor pendukung dan penghambat pada motorik halus anak usia dini melalui kegiatan meronce di PAUD KB Tunas Bangsa Metro Pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui tentang upaya guru dalam mengembangkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan meronce di PAUD KB Tunas Bangsa Metro Pusat beserta faktor pendukung dan faktor penghambat pada motorik halus anak usia dini melalui kegiatan meronce di PAUD KB Tunas Bangsa Metro Pusat.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 27 orang, terdiri atas 1 guru, dan 26 anak kelompok A. Sumber data yang digunakan meliputi sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dijamin dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Upaya guru dalam mengembangkan motorik halus anak di PAUD KB Tunas Bangsa Metro Pusat, dapat disimpulkan bahwa guru telah melaksanakan langkah-langkah pembelajaran yang terencana dan sistematis untuk mendukung perkembangan motorik halus anak, terutama bagi anak yang sebelumnya mengalami kesulitan. Melalui pemberian contoh, pendampingan langsung, penggunaan media yang sesuai, dan penyesuaian tingkat kesulitan kegiatan, anak menunjukkan peningkatan kemampuan yang signifikan, termasuk koordinasi gerakan tangan-mata, ketelitian dalam memegang benda kecil, serta kemandirian dan kepercayaan diri saat menyelesaikan tugas meronce. (2) Faktor pendukung pada kegiatan meronce memberikan kontribusi positif tidak hanya pada aspek motorik halus, tetapi juga pada perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan bahasa. Anak belajar mengenal bentuk, warna, ukuran, dan menyusun pola sederhana, sambil melatih sikap sabar, tekun, percaya diri, serta kemampuan bekerja sama dan mengikuti aturan. Interaksi dengan guru dan teman selama kegiatan juga mendorong kemampuan komunikasi dan bahasa anak. Faktor penghambat pada kegiatan meronce anak diantaranya situasi anak yang tidak diawasi dengan tepat, seperti kelelahan, frustrasi, risiko penggunaan manik-manik kecil, atau rasa minder bagi anak yang kemampuan motoriknya masih berkembang.
Kata Kunci : Upaya Guru, Motorik Halus, Kegiatan Meronce
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 01:49 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 01:49 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12933 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
