Munawaroh, Islakhul (2026) Hubungan Kecerdasan Linguistik dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kemahiran Membaca di Pondok Pesantren Kecamatan Sekampung Lampung Timur. Masters thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
ISLAKHUL MUNAWAROH_2471030047_PBA_2026.pdf Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan tingkat keterampilan membaca kitab kuning di kalangan santri Pondok Pesantren Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, meskipun mereka memperoleh pembelajaran membaca secara intensif melalui metode bandongan, sorogan, dan syawir. Perbedaan tersebut diduga berkaitan dengan tingkat kecerdasan linguistik dan kecerdasan emosional yang dimiliki santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan linguistik dan kecerdasan emosional secara simultan terhadap keterampilan membaca (maharah al-qirā'ah), mengidentifikasi indikator yang paling dominan berhubungan dengan keterampilan membaca, serta mendeskripsikan fenomena hubungan tersebut berdasarkan kondisi nyata di lingkungan pondok pesantren.
Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif) dengan desain sequential explanatory. Tahap kuantitatif menggunakan desain korelasional untuk menguji hubungan antarvariabel, sedangkan tahap kualitatif digunakan untuk memperkuat, menjelaskan, dan menginterpretasikan hasil kuantitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Ainul Falah, Al-Ihsaniyyah, Darul Ulum, dan Roudlotur Ridwan Kecamatan Sekampung, Lampung Timur, dengan jumlah sampel sebanyak 252 santri. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket kecerdasan linguistik dan kecerdasan emosional serta tes lisan keterampilan membaca kitab kuning, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS dan SEM-PLS. Data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memberikan penjelasan terhadap temuan statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan linguistik dan kecerdasan emosional secara simultan memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap keterampilan membaca santri dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,708 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 70,8% variasi keterampilan membaca, sedangkan 29,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara parsial, kecerdasan linguistic berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca (β = 0,137; p < 0,001), demikian pula kecerdasan emosional (β = 0,174; p < 0,001), dengan kecerdasan emosional menunjukkan kontribusi yang sedikit lebih besar. Analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, dengan indikator eksplanasi sebagai indikator dominan pada kecerdasan linguistik dan motivasi sebagai indikator dominan pada kecerdasan emosional. Temuan kualitatif memperkuat hasil kuantitatif dengan menunjukkan bahwa santri yang mampu menjelaskan kembali isi bacaan, menguasai struktur bahasa Arab, memiliki motivasi belajar yang tinggi, mampu mengendalikan emosi, serta aktif berlatih membaca secara mandiri maupun berkelompok cenderung memiliki keterampilan membaca kitab kuning yang lebih baik. Dengan demikian, keterampilan membaca kitab kuning tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan kebahasaan, tetapi juga oleh aspek emosional yang mendukung proses belajar secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Kecerdasan Linguistik, Kecerdasan Emosional, Keterampilan Membaca, Maharah Al-Qirā'ah, Mixed Methods, Pondok Pesantren.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Pascasarjana Pendidikan Bahasa Arab |
| Divisions: | Pascasarjana > Pendidikan Bahasa Arab |
| Depositing User: | Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 01:49 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 01:49 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12934 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
