Humairoh, Bunga (2026) Internalisasi Nilai-Nilai Sosial Pada Santri di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Punggur. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.
|
PDF
Bunga Humairoh_ 2101010018_PAI_2026.pdf - Other Download (4MB) |
Abstract
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai sosial. Dalam kehidupan sehari- hari di lingkungan pesantren, santri dituntut untuk menerapkan nilai-nilai sosial seperti tanggung jawab, gotong royong, kepedulian sosial, kebersamaan, dan sikap saling menghormati. Namun, berdasarkan hasil pra survei di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Punggur, masih ditemukan santri yang kurang disiplin dalam mengikuti kegiatan, kurang bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, serta kurang memiliki kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai sosial serta faktor pendukung dan penghambat internalisasi nilai-nilai sosial pada santri di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Punggur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data primer diperoleh dari santri, sedangkan data sekunder diperoleh dari pengurus berupa dokumen, arsip, serta literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai sosial pada santri dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Pada setiap tahapan tersebut, internalisasi nilai-nilai sosial diterapkan melalui metode keteladanan, pembiasaan, penegakan aturan, serta pemberian motivasi dan nasihat. Nilai-nilai sosial yang berhasil diinternalisasikan meliputi tanggung jawab, gotong royong, kepedulian sosial, kebersamaan, dan sikap saling menghormati. Faktor pendukung internalisasi nilai-nilai sosial meliputi keteladanan ustadz, lingkungan pesantren yang kondusif, kegiatan rutin pesantren, dan aturan yang berlaku. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan latar belakang santri, kurangnya kesadaran diri sebagian santri, serta pengaruh teknologi dan media digital
Kata Kunci: Internalisasi, Nilai-Nilai Sosial, Santri, Pondok Pesantren.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Asna Aprillina UIN Jurai Siwo Lampung |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 08:12 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:12 |
| URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/12988 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
