Search for collections on UIN Jurai Siwo Lampung Digital Repository

Relevansi Fatwa MUI Tentang Produk Kosmetik Halal Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa UIN Jurai Siwo Lampung

Ristiani, Wulan (2026) Relevansi Fatwa MUI Tentang Produk Kosmetik Halal Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa UIN Jurai Siwo Lampung. Undergraduate thesis, UIN Jurai Siwo Lampung.

[img] PDF
WULAN RISTIANI_2102022007_HESY_2026.pdf - Other

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas relevansi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang produk kosmetik halal terhadap gaya hidup mahasiswa UIN Jurai Siwo Lampung. Fenomena berkembangnya tren kecantikan dan penggunaan kosmetik di kalangan mahasiswa, yang dipengaruhi oleh media sosial dan budaya populer, menimbulkan tantangan tersendiri bagi penerapan nilai-nilai keislaman, khususnya terkait kehalalan produk. Sebagian besar mahasiswa cenderung lebih mengutamakan tren, efektivitas, dan harga dalam memilih produk kosmetik, sehingga aspek kehalalan sering kali menjadi pertimbangan sekunder, padahal MUI telah mengeluarkan fatwa sebagai pedoman keagamaan terkait kosmetik halal. Berdasarkan persoalan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan penerapan fatwa MUI tentang kosmetik halal serta menganalisis sejauh mana fatwa tersebut relevan dalam membentuk gaya hidup mahasiswa.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa dari beberapa fakultas di UIN Jurai Siwo Lampung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif guna menggambarkan dan menjelaskan pemahaman serta penerapan fatwa MUI tentang kosmetik halal dalam gaya hidup mahasiswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap fatwa MUI tentang kosmetik halal masih beragam. Sebagian mahasiswa menjadikan label halal sebagai pertimbangan utama dalam memilih produk kosmetik, sedangkan sebagian lainnya lebih mengutamakan faktor efektivitas, harga, dan tren, dengan kehalalan sebagai pertimbangan sekunder. Fatwa MUI dinilai relevan secara normatif dan moral, namun implementasinya dalam gaya hidup mahasiswa belum sepenuhnya optimal karena dipengaruhi oleh keterbatasan informasi, pengaruh media sosial, dan preferensi pribadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fatwa MUI memiliki relevansi penting sebagai pedoman keagamaan, namun memerlukan penguatan sosialisasi dan edukasi agar dapat lebih efektif membentuk kesadaran hukum dan gaya hidup halal di kalangan mahasiswa.

Kata Kunci : Fatwa MUI, Kosmetik Halal, Gaya Hidup Mahasiswa

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Hukum Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Ristiani Ristiani IAIN Metro Lampung
Date Deposited: 01 Sep 2026 10:05
Last Modified: 01 Sep 2026 10:05
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/13046

Actions (login required)

View Item View Item