Search for collections on IAIN Metro Digital Repository

Konsep Tazkiyatun Nafs Perspektif Al-Ghozali dalam Pendidikan Akhlak

Sayfudin, Nur (2018) Konsep Tazkiyatun Nafs Perspektif Al-Ghozali dalam Pendidikan Akhlak. Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
SKRIPSI NUR SAYFUDIN_NPM.1284161.pdf - Other

Download (2MB) | Preview

Abstract

Salah satu tokoh pendidikan Islam yang memberikan kontribusi besar terhadap pendidikan akhlakadalah Al-Ghazali. Pemikiran pendidikan yang dikemukakan oleh Al-Ghazali bercorak religius-etik. Corak tersebut dipengaruhi oleh penguasaannya di bidang tasawuf dan pemikirannya yang lebih menekankan pada aspek budi pekerti dan spiritual. Tujuan pendidikan mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Pemikiran Al-Ghazali di bidang pendidikan akhlak memberi corak tersendiri dalam pendidikan Islam. Pemikiran Al-Ghazali tentang akhlak merupakan khazanah keilmuan Islam yang seharusnya diwariskan dan dipelajari oleh generasi muda muslim, khususnya bagi kalangan peserta didik muslim.

Berdasarkan uraian di atas, peneliti melakukan penelitian tentang konsep tazkiyatun nafs dalam pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali. Pertanyaan penelitian yang diajukan yaitu:‎ “Bagaimana‎ konsep‎tazkiyatun nafsdalam pendidikan akhlak menurut ‎Al-Ghazali? ‎huluan‎ penejitian‎ aaajaT‎untuk mengetahui konsep tazkiyatun nafsdalam pendidikan akhlak ‎menurut Al-Ghazali‎‎. enejitian‎ ini‎ menggunakan‎ aesain‎ penejitian‎ pustaka‎(jirbaby‎ beseabiT‎ .) jat‎pengumpujan‎ aata‎ menggunakan‎ aikumentasi‎ aengan‎ stuai‎aokumen‎ tebTaaap‎kabya-kabya‎ j-iTazaji‎.bumreb‎pbimeb‎yang‎aigunakan‎aaajaT‎kitar-kitan‎kabya‎ j-iTazaji‎,yaitu‎:Ihya` Ulum ad-din, Minhajul Abidin (Jalan Ahli Ibadah), Taman Kebenaran, Sebuah Destinasi Spiritual Mencari Jati Diri Menemukan Tuhan, (Raudhatu ath-Thalibin wa ‘Umdatu as-Salikin). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analyisis).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan menurut Al-Ghazali merupakan bagian dari tazkiyatun nafs, dan ilmu dipandang sebagai alat untuk menerangi hati dan menuntun akal pada kemulian. Menurut Al-Ghazali akhlak peserta didik pada dasarnya dapat dilatih, diarahkan, diubah, dan dibentuk melalui pendidikan. Al-Ghazali mengemukakan sepuluh konsep tazkiyatun nafsdalam konteks pendidikan pendidikan, yaitu: mendahulukan kesucian jiwa dari akhlak yang hina dari sifat-sifat ‎yang ‎tercela, ‎mengurangi hubungan dengan kesibukan dunia, ‎bersedia menjauh dari keluarga dan tanah air untuk menuntut ilmu, ‎tidak sombong karena ilmu dan tidak menentang guru, ‎menjaga diri dari mendengarkan pendapat manusia yang berbeda-‎beda, ‎tidak meninggalkan ilmu-ilmu yang terpuji, ‎menuntut ilmu secara bertahap, ‎mengetahui sebab yang dapat untuk mengetahui kemuliaan ‎ilmu, dan ‎mengetahui keterkaitan ilmui-lmu dengan tujuannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 30 Jan 2020 06:51
Last Modified: 30 Jan 2020 06:51
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/1673

Actions (login required)

View Item View Item