Search for collections on IAIN Metro Digital Repository

Faktor-Faktor Kegagalan Mediasi di Pengadilan Agama Dalam Mendamaikan Perkara Perceraian (Studi Kasus Pengadilan Agama Kotabumi Tahun 2016-2017)

Wahyudi, Yogi (2020) Faktor-Faktor Kegagalan Mediasi di Pengadilan Agama Dalam Mendamaikan Perkara Perceraian (Studi Kasus Pengadilan Agama Kotabumi Tahun 2016-2017). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
Skripsi Yogi Wahyudi NPM. 14117623-dikonversi - Perpustakaan IAIN Metro.pdf - Other

Download (1MB) | Preview

Abstract

Mediasi merupakan proses perundingan pemecahan masalah dimana pihak luar yang tidak memihak (imparsial) dan netral bekerja dengan pihak yang bersengketa untuk membantu mereka memperoleh kesepakatan perjanjian dengan memuaskan. Sederhananya, mediasi merupakan proses penyelesaian sengketa antara dua pihak atau lebih dengan cara mufakat dan dibantu pihak luar. Pada praktiknya mediasi di Pengadilan Agama Kotabumi pada tahun 2016-2017 masih menggunakan PERMA No. 01 Tahun 2008 dan dalam proses mediasi diharapkan dapat menekan angka perceraian di Indonesia khususnya di Pengadilan Agama Kotabumi. Namun di Pengadilan Agama Kotabumi masih memiliki tingkat kegagalan yang tinggi yaitu kurang lebih 1.805 perkara yang gagal dimediasi dalam kurun waktu dua tahun (2016-2017). Penelitian ini mengkaji dan menganalisa mengenai faktor-faktor kegagalan mediasi di Pengadilan Agama dalam mendamaikan Perkara Perceraian. Sedangkan fokus kajian dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor Kegagalan Mediasi di Pengadilan Agama Kotabumi Tahun 2016-2017. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui Faktor apa saja yang dapat menentukan kegagalan mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Kotabumi. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif/lapangan, dengan jenis penelitian deskriptif, sehingga menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi guna memperoleh data yang dibutuhkan, dengan menggunakan analisis isi secara induktif. Analisis meliputi pemetaan faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa faktor yang mempengaruhi kegagalan mediasi di Pengadilan Agama Kotabumi meliputi faktor eksternal, yaitu mediasi yang cenderung terburu-buru, lokasi atau fasilitas. Sedangkan faktor internal yaitu konflik perkara yang sudah berlarut-larut dan kurangnya kesadaran para pihak untuk melakukan mediasi.
Kata Kunci: Faktor, Mediasi, Pengadilan Agama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 06 Feb 2020 07:57
Last Modified: 06 Feb 2020 07:57
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/2166

Actions (login required)

View Item View Item