Sohari, . (2020) Internalisasi nilai-nilai karakter melalui puasa (Studi di Pondok Pesantren Darun Nasyi`in Bumi Jawa Batanghari Nuban Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020). Undergraduate thesis, IAIN Metro.
|
PDF
SOHARI (NPM. 1501010298).pdf - Other Download (5MB) | Preview |
Abstract
Internalisasi nilai-nilai karakter kepada santri di Pondok Pesantren terinte-gerasi dengan pembelajaran materi agama dalam sistem pendidikan di Pondok Pesantren. Selain itu dikuatkan dengan praktik keagamaan dan pengawasan terhadap perilaku santri dalam kegiatan sehari-hari. Praktik keagamaan yang dilakukan diantaranya melatih dan membiasakan santri untuk melaksanakan puasa, baik puasa wajib maupun puasa sunnah. Latihan puasa sunnah dianjurkan kepada santri agar dapat merasakan hikmah puasa, berlatih mengendalikan hawa nafsu, dan sarana internalisasi nilai-nilai karakter dalam kerpibadian santri.
Pertanyaan yang diajukan dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana internalisasi nilai-nilai karakter melalui puasa pada santri Pondok Pesantren Darun Nasyi`in Bumi Jawa Batanghari Nuban Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020?. Tujuan penelitian adalah mengetahui internalisasi nilai-nilai karakter melalui puasa pada santri Pondok Pesantren Darun Nasyi`in Bumi Jawa Batanghari Nuban Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020.Desain penelitian menggunakan penelitian kualitatif lapangan (field research). Pengumpulandata menggunakan wawancara, dokumentasi, observasi.Analisis data menggunakan teknil analisis data kualitatif yang terdiri data reduction, data displaydan conclusion/verivication.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Internalisasi nilai-nilai karakter melalui puasa pada santri Pondok Pesantren Darun Nasyi`in Bumi Jawa Batanghari Nuban Lampung Timur dilakukan melalui pembiasaan puasa seperti puasa Senin-Kamis, puasa bulan Rajab, puasaayyamul bidhdan puasa sunnah lainnya. Pembiasaan puasa tersebut bersifat anjuran atau himbauan kepada santri, bukan merupakan tata tertib yang diwajibkan. Puasa mendorong terbentuknya karakter rajin dan taat beribadah. Santri yang berpuasa terlihat lebih rajin beribadah dan membatasi diri dalam aktivitas bermain di asrama pondok, sehingga punya waktu lebih banyak untuk belajar dan tadarus al-Quran. Puasa mendorong terbentuknya karakter jujur pada diri santri, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Pengendalian diri dan penyucian jiwa yang terkandung dalam puasa mengarahkan santri terhindar dari hal-hal yang didorong oleh hawa nafsu dan kebatilan, seperti berbohong dan ghibah. pada saat puasa santri lebih mudah diarahkan untuk disiplin mengikuti kegiatan dan peraturan Pondok Pesantren. Dengan berpuasa perilaku santri lebih dapat terkendali yang terlihat dari kesopanan saat bergaul, baik dengan sesama santri maupun dengan pengurus atau ustadz. Selain itu, santri yang berpuasa lebih dapat bersabar dan mengendalikan emosi, sehingga pergaulan dan interaksi santri di asrama lebih kondusif
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Subjects: | Pendidikan Agama Islam |
Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan > Pendidikan Agama Islam |
Depositing User: | Saiful Manaf M.Pd.I |
Date Deposited: | 19 Aug 2020 02:08 |
Last Modified: | 19 Aug 2020 02:08 |
URI: | https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/3790 |
Actions (login required)
View Item |