Search for collections on IAIN Metro Digital Repository

Analisis Perbandingan Risiko Kredit Peer To Peer Lending dengan Pembiayaan Bank Syariah

Afifah, Husnun (2020) Analisis Perbandingan Risiko Kredit Peer To Peer Lending dengan Pembiayaan Bank Syariah. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Metro.

[img] PDF
SKRIPSI HUSNUN PDF.pdf - Other

Download (3MB)

Abstract

Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan debitur atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada lembaga pemberi pinjaman. Jenis lembaga keuangan yang menyediakan jasa pinjaman diantaranya adalah bank syariah dan fintech peer to peer lending. Perbedaan antara pembiayaan bank syariah dengan fintech peer to peer lending adalah sistem pelayanan digital dan manualnya. Pada dasarnya bank syariah tidak hanya menyalurkan pembiayaan saja melainkan bagaimana pembiayaan tersebut dapat kembali sesuai dengan jangka waktu dan nisbah yang telah disepakati kedua belah pihak. Sedikit berbeda dengan bank syariah, peer to peer lending hanya bertugas memperantarai penyaluran kredit, dan tidak bertanggungjawab dalam memastikan kredit kembali beserta bunganya sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan risiko kredit antara peer to peer lending dengan pembiayaan bank syariah periode januari-desember 2019. Perbedaan diukur dengan uji independent sample t-test rasio NPL/NPF kedua perusahaan. Populasi dalam sample ini adalah bank syariah dan peer to peer lending yang terdaftar dan melaporkan laporan tahunan ataupun laporan keuangannya di Otoritas Jasa Keuangan.

Penelitian ini bersifat komparatif, dimana penelitian komparatif adalah penelitian yang ingin mancari jawaban secara mendasar tentang sebab akibat, dengan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya ataupun munculnya suatu fenomena tertentu dengan membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih sampel yang berbeda atau pada waktu yang berbeda.

Hasil uji independent sample t-test menunjukkan tidak ada perbedaanyang signifikan antara rasio NPL/NPF peer to peer lending dengan bank syariah. hal ini karena perbandingan jumlah perusahaan peer to peer lending dengan perbankan syariah yang dibandingkan tidak sama banyak. Karena peneliti menggunakan data kumulatif dari seluruh perusahaan jasa keuangan yang ada di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan. Penyebaran market kedua perusahaan juga belum sama luasnya. Perbedaan sistem layanan online offline pun turut serta mempengaruhi hasil dari uji beda rasio NPL/NPF yang dilakukan. Banyaknya pengguna internet yang memilih fasilitas serba mudah, keuntungan perusahaan dalam menekan biaya operasional, tingkat keamanan dana investor, keuntungan yang tinggi, kemampuan penerima pinjaman dalam mengembalikan, hingga kolaborasi yang sangat menguntungkan antara kedua perusahaan penyedia layanan jasa keuangan ada dalam penelitian.

Kata Kunci : risiko kredit, peer to peer lending, pembiayaan bank syariah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Perbankan Syariah
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 12 Oct 2022 08:25
Last Modified: 12 Oct 2022 08:25
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/6639

Actions (login required)

View Item View Item