Search for collections on IAIN Metro Digital Repository

Wanprestasi Jual Beli Pesanan (Istishna) Pada Usaha Kue Di Pasar Kotagajah

Putri, Mentari Kartika (2023) Wanprestasi Jual Beli Pesanan (Istishna) Pada Usaha Kue Di Pasar Kotagajah. Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img] PDF
SKRIPSI MENTARI KARTIKA PUTRI - 1602090113 - HESY.pdf - Other

Download (6MB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman jual beli juga mengalami perkembangan dalam hal mekanisme yang diterapkan, seperti halnya jual beli pesanan yang didalamnya terdapat pemesanan barang dari pembeli (muslam) kepada penjual (muslam alaih) dengan menyebutkan spesifikasi dan jenisnya. Akad pesanan atau istishna’ adalah suatu akad antara dua pihak di mana pihak pertama (orang yang memesan atau konsumen) meminta kepada pihak kedua (orang yang membuat atau produsen). Proses penjualan dengan cara akad pesanan kue di Pasar Kotagajah tidak selamanya berjalan dengan lancar, terkadang terjadi komplain dari pemesan dan dari pembuat kue. Ketika waktu yang telah disepakati tiba. Dalam hukum perdata wanprestasi (tidak melaksanakan kewajiban). Praktiknya seseorang dianggap wanprestasi jual beli apabila ia tidak memenuhi kewajibannya atau terlambat memenuhinya atau memenuhi tetapi tidak seperti yang telah diperjanjikan maka dalam penelitian ini ingin mengetahui Bagaimana wanprestasi jual beli pesanan (Istishna) pada usaha kue di Pasar Kotagajah.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan (fiel research) dengan sifat penelitian deskritif kualitatif, dan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu pecandraan mengenai situasi dan kejadian secara sistematis, faktual, dan akurat. Sumber data merupakan subyek penelitian yang memiliki kedudukan penting, diperoleh dari sumber data primer dan skunder. Teknik pengumpulan datanya wawancara dan dokumentasi. Teknik Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi. Analisis data kualitatif adalah dengan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi.

Hasil penelitiannya adalah 1) bentuk akad yang terdapat pada jual beli pesanan pada usaha kue ini yaitu masyarakat tidak mengenal apa itu akad menurut mereka akad itu adalah datangnya pihak pemesan ke tempat si pembuat kue dengan memesan sebuah kue jajanan pasar. Praktek yang dilakukan para pihak telah sesuai dengan akad Istishna‟, pembayaran ditangguhkan dan kue-kue yang dipesan diserahkan kemudian. Namun setelah akad terjadi disana terlihat adanya wanprestasi yaitu pihak pembuat kue terlambat pengantaran kue pesanan kepada pembeli. 2) Pelaksanaan yang dilakukan oleh masyarakat Pasar Kotagajah tersebut menimbulkan kesenjangan akan tetapi setelah penulis meneliti mengenai hal ini termasuk kepada wanprestasi dalam suatu perjanjian. Dalam menetapan sanksi yang dilakukan oleh pemesan berupa pemotongan harga yang dilakukan secara sepihak tanpa adanya kesepakatan antara para pihak yang mengakibatkan pihak pembuat kue tidak ridha atau adanya keterpaksaan dalam akad tersebut. Jual beli haruslah atas dasar kerelaan (suka sama suka). Transaksi yang dilakukan oleh para pihak tersebut hukumnya tidak sah karena tidak terpenuhinya salah satu syarat sahnya jual beli yaitu saling rela antara kedua belah pihak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Hukum Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Siti Ma'ani IAIN Metro
Date Deposited: 07 Nov 2023 02:29
Last Modified: 07 Nov 2023 02:29
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/8616

Actions (login required)

View Item View Item