Fungsi Aktivitas Majelis Taklim dalam Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah di Desa Sidoresmi Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara Tahun 2018/2019

Lestari, Ayutia (2019) Fungsi Aktivitas Majelis Taklim dalam Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah di Desa Sidoresmi Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara Tahun 2018/2019. Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
Ayutia Lestari.pdf - Other

Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Fungsi Kegiatan Majelis Taklim dalam Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah Di Desa Sidoresmi Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara Tahun 2018/2019” Majelis taklim sebagai salah satu bentuk dakwahislam yang bersifat non formal nampak sangat di butukan di kalangan masyarakat Islam. Sebagai penambah wawasan tentang agama islam dan sarana meningkatkan ukhuwah islamiyah di masyarakat. Berdasarkan hal tersebut yang menjadi rumusan masalah dalam skripsi penulis adalah kegiatan apa saja yg di lakukan Majelis Taklim Nurul Ikhlas dalam meningkatkan ukhuwah islamiyah di desa sidoresmi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala Desa, ketua Majelis Taklim Nurul Ikhlas, jamaah Majelis taklim Nurul Ikhlas desa Sidoresmi Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara.

Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Pada prosesnya kegiatan Majelis TaklimNurul Ikhlas berfungsi antara lain sebagai tempat kajian, pusat pengembangan dakwah dan proses mempererat silaturahmi antar warga masyarakat. Kegiatan majelis taklim yang diberdayakan di desa sidoresmi yang dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah adalah kegiatan pengajian dan qosidahan. Keberadaan Majelis Taklim Nurul Ikhlas penting karena banyak hal-hal positif yang diperoleh masyarakat desa sidoresmi ini terlebih dalam hal Ukhuwah Islamiyah yang semakin meningkat serta ilmu keagamaan yang mendalam.

Faktor pendukung kegiatan majelis taklim nurul ikhlas adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu kesadaran dari masyarakat itu sendiri bahwa mereka masih minim akan pengetahuan syariat dan ajaran islam. Faktor eksternal yaitu faktor dari tetangga dan lingkungan serta fasilitas masjid yang sudah memadai, alat qasidah yang memadai dan ustad yang di undang untuk menjadi penceramah menguasai materi. Faktor penghambat yang di alami jamaah untuk melakukan kegiatan majelis taklim dalammeningkatkan ukhuwah islimyah adalah faktor dari ibu-ibu yang sedang menstruasi, ada anggota keluarga mereka yang sakit, dan rasa malas. Rasa malas ini timbul karena sebagian ibu-ibu di desa sidaresmi pedagang jadi sering merasa lelah dan akhirnya malas untuk mengikuti kegiatan majelis taklim.Kata kunci: Kegiatan, Majelis Taklim, Ukhuwah Islamiyah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 20 Jan 2020 05:07
Last Modified: 20 Jan 2020 05:07
URI: http://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/1176

Actions (login required)

View Item View Item