Mekanisme Pertanggung Jawaban Pegadaian Syariah dalam Menjaga Barang Gadai (RAHN) dari Kerusakan dan Kehilangan (Studi di Pegadaian Syariah Kota Metro)

Husaini, Boeztanil (2018) Mekanisme Pertanggung Jawaban Pegadaian Syariah dalam Menjaga Barang Gadai (RAHN) dari Kerusakan dan Kehilangan (Studi di Pegadaian Syariah Kota Metro). Diploma thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
TA_BOEZTANIL HUSAINI_13109248.pdf - Other

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pegadaian Syariah merupakan lembaga keuangan formal yang bertugas menyalurkan pembiayaan dalam bentuk pemberian pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan berdasarkan prinsip-prinsip syariah yang disebut rahn (gadai) dalam fiqh muamalah. Untuk mendapatkanpinjaman atau pembiyaan tersebut masyarakat harus menyerahkan benda-benda berharga yang dimilikinya kepada pihak pegadaian sebagai jaminan atas utangnya. Dalam perjanjian rahn, barang gadai yang digadaikan itu mengalami kerusakan atau penurunan harga barang, maka pihak pegadaian akan mengganti sepenuhnya barang tersebut dengan syarat kerusakan barang tersebut disebabkan oleh kelalaian pihak pegadaian.

Jaminan gadai dalam pelaksanaannya dilakukan oleh lembaga pegadaian. Pegadaian adalah suatu lembaga keuangan bukan bank yang memberikan kredit kepada masyarakat dengan corak khusus yang telah dikenal di Indonesia sejak tahun 1901. Mengenai gadai ini diatur dalam pasal 1150 sampai dengan Pasal 1161 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dan secara kelembagaan diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 103 Tahun 2000 Tentang Pegadaian.

Pertanyaan penelitian ini adalah Bagaimana mekanisme pertanggung jawaban Pegadaian Syariah dalam menjaga barang gadai (rahn) dari kerusakan dan kehilangan pada Pegadaian Syariah Kota Metro?. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pertanggung jawaban pegadaian syariah dalam menjaga barang gadai (rahn) dari kerusakan dan kehilangan (studi di pegadaian syariah Kota Metro),

Jenis penelitian ini adalah field research, atau penelitian lapangandan bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dan dokumentasi. Setelah data-data terkumpul dan dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwamekanisme pertanggung jawaban Pegadaian Syariah dalam menjaga barang gadai (rahn) dari kerusakan dan kehilangan pada Pegadaian Syariah Kota Metroadalah baranggadai yang rusak atau hilang pihak Pegadaian Syariah Cabang Kota Metro melakukan tanggung jawab penuh terhadap barang yang rusak atau hilang baik disebabkan oleh kesalahan pihak pegadaian atau disebabkan oleh hal lain seperti perampokan, kebakaran, atau bencana alamdengan cara memberikan ganti rugi barang senilai dengan barang yang hilang atau rusak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Perbankan Syariah
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 21 Jan 2020 01:20
Last Modified: 21 Jan 2020 01:20
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/1248

Actions (login required)

View Item View Item