Analisis transaksi jual beli bitcoin dalam perspektif ekonomi islam

Pratama, Feri (2019) Analisis transaksi jual beli bitcoin dalam perspektif ekonomi islam. Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
Skripsi 013.FEBI.2019.pdf - Other

Download (8MB) | Preview

Abstract

Bitcoin adalah salah satu dari beberapa mata uang digital yang pertama kali muncul pada tahun 2008 yang diperkenalkan oleh Satoshi Nakamoto sebagai mata uang yang berbasiskan crypthography. Bitcoin adalah jaringan pembayaran berdasarkan teknologi peer-to-peer. Jaringan peer-to-peer adalah jaringan yang bertindak sebagai server sekaligus client. Setiap transaksi bitcoin disimpan dalam database jaringan bitcoin. Ketika terjadi transaksi dengan bitcoin, secara otomatis pembeli dan penjual akan terdata di dalam jaringan database bitcoin. Bitcoin memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya bitcoin aman karena setiap transaksi mata uang diatur oleh algoritma crypthography sehingga tidak dimungkinkan ada celah untuk pemalsuan saldo mata uang. Kekurangannya sistem bitcoin bersifat anonymous membuat bitcoin rentan terhadap kejahatan cyber, jika terjadi kehilangan bitcoin tidak dapat diasuransikan karena bitcoin tidak terikat oleh suatu lembaga dan hukum manapun.

Di Indonesia belakangan ini terjadi pro dan kontra terhadap penggunaan mata uang bitcoin sebagai alat transaksi pembayaran. Hal ini dikarenakan bitcoin belum memenuhi beberapa unsur dan kriteria sebagai mata uang yang berlaku khususnya dalam prinsip-prinsip Ekonomi Islam. Dalam konteks uang digital tidak ada underlying yaitu aset dijadikan sebagai dasar transaksi. Dalam hal tersebut dapat disimpulkan dua hal. Pertama, uang digital bukan mata uang. Kedua, adanya unsur ketidakjelasan (Gharar). Dalam hal ini bitcoin tidak ada Underlying Asset, harga tidak merepresentasikan Underlying Asset, harga tidak terkendali dan fungsi mata uang digital tersebut telah berkembang dari awalnya sekedar alat tukar menjadi komoditas investasi.

Penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran seputar teknologi bitcoin dan tentang keabsahannya penggunaan bitcoin dalam transaksi jual beli menurut syariat islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan bersifat Library Research. Pengumpulan data dilakukan melalui tinjauan pustaka, media cetak maupun literatur lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa teknologi bitcoin memang bisa diakui sebagai teknologi revolusioner yang sangat baik, namun didalamnya bitcoin termasuk pada hal yang syubhat karena kemudharatannya lebih besar daripada manfaatnya.

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bitcoin bukan sarana investasi yang aman dan baik untuk semua orang karena ini adalah komoditas. Saat berbicara komoditas saat permintaannya terlalu banyak daripada penawaran otomatis harga meningkat. Namun apakah bitcoin dapat melakukan tren seperti itu secara terus menerus hal itu yang tidak dapat diketahui oleh siapapun. Dalam hal ini bitcoin termasuk pada hal yang syubhat, karena dari sisi kemudharatannya lebih besar daripada manfaatnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Syariah
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 14 Oct 2019 04:21
Last Modified: 14 Oct 2019 04:21
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/125

Actions (login required)

View Item View Item