Analisis Putusan Pengadilan Agama Tanjung Karang Nomor 1272/Pdt.G/2017/PA.Tnk

Aulia, Dian (2019) Analisis Putusan Pengadilan Agama Tanjung Karang Nomor 1272/Pdt.G/2017/PA.Tnk. Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
SKRIPSI DIAN AULIA.pdf - Other

Download (5MB) | Preview

Abstract

Pengajuan cerai gugat dalam perkara Nomor 1272/Pdt.G/2017/PA.Tnk, Majelis Hakim menjatuhkan putusan verstek. Putusan verstek adalah sebuah putusan yang dilakukan majelis hakim dikarena pihak tergugat tidak meghadiri persidangan setelah dipanggil secara layak. Putusan Verstek Terhadap Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Tanjung Karang perkara Nomor 1272/Pdt.G/2017/PA.Tnk) yang putus secara verstek hanya dilakukan dengan dua kali sidang. Mengapa Putusan Perkara Nomor 1272/Pdt.G/2017/PA.Tnk dilakukan dengan dua kali sidang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan mengapa putusan secara verstek dilakukan dua kali sidang.
Penelitian ini adalah Penelitian pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian normatif, yang digunakan untuk menganalisis mengapa putusan verstek pada perkara Nomor 1272/Pdt.G/2017/PA.Tnk dilakukan dengan dua kali sidang. Sumber data dalam penelitian ini adalah primer berupa bahan-bahan hukum dan sekunder meliputi pendapat (doktrin) parasarjana, pengumpulan bahan hukum, teknik yang digunakan yaitu teknik pengutipan. Menganalisis data mengunakan analisa data kualitatif dengan mengunakan metode deduktif. Bahan-bahan hukum yang dikumpulkan kemudian diolah dan analisis.
Hasil Penelitian bahwa putusan perkara Nomor 1272/Pdt.G/2017/PA.Tnk penjatuhan putusan verstek yang dilakukan dengan dua kali sidang berdasarkan pada ketentuan pasal 126 HIR yaitu memberikan kebabasan pada hakim untuk menunda persidangan pertama, serta menunjukan bahwa sikap kehati-hatian hakim dalam menjatuhkan putusan, dan berdasarkan pada asas undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan angka 4 huruf e, yaitu asas mempersulit perceraian. Karena pada dasarnya perceraian adalah hal yang halal akan tetapi paling dibenci Allah SWT. Sehingga diharapkan perceraian adalah alternatif terakhir tidak mungkin dihindarkan lagi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 04 Feb 2020 07:21
Last Modified: 04 Feb 2020 07:21
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/1892

Actions (login required)

View Item View Item