Peran, Tugas dan Fungsi Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Pasca Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.II/I Tahun 2015 (Studi Kasus di KUA Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur)

Pratiwi, Novia Dwi Setya (2018) Peran, Tugas dan Fungsi Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Pasca Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.II/I Tahun 2015 (Studi Kasus di KUA Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
SKRIPSI NOVIA DWI SETYA PRATIWI 13101743.pdf - Other

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pemerintah Indonesia sangat mengatur masalah perkawinan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku secara nasional, khususnya pencatatan nikah maka dikeluarkanlah Peraturan Menteri Agama No.2 Tahun 1990 tentang kewajiban pencatatan nikah. Selain Pegawai Pencatat Nikah (PPN), pencatatan perkawinan juga dapat dilakukan di Kantor Catatan Sipil (KCS) berdasarkan Keputusan Menteri dalam Negeri No.221 A Tahun 1975 adalah untuk mengetahui peristiwa hukum pernikahan diperlukan bukti outentik yaitu berupa kutipan akta nikah. Dalam keadaan tertentu karena luasnya daerah atau besarnya jumlah penduduk yang perlu diberi pelayanan oleh Kantor Urusan Agama pelayanan nikah, talak, cerai dan rujuk maupun bimbingan agama Islam pada umumnya maka perlu dibentuk pejabat pembantu yang dinamakan Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N), namun bagaimana kedudukan P3N setelah dikeluarkanya Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.II/I Tahun 2015 di K ecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur.
Dari latar belakang di atas peneliti bertujuan untuk mengetahui Peran, Tugas Dan Fungsi Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Pasca Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor Dj.II/I Tahun 2015 dalam kegiatan Kantor Urusan Agama dan kehidupan beragama masyarakat Kecamatan Pekalongan dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif dengan cara penelitian yang berusaha mencari informasi langsung kepada pihak-pihak yang terkait, yang bersifat deskriptif analisis yang menggambarkan sifat sesuatu yang berlangsung pada saat penelitian. Tehnik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, wawancara dilakukan kepada Kepala KUA, Petugas P3N, Warga dan Tokoh Agama Masyarakat Di Kecamatan Pekalongan.
Berdasarkan hasil penelitian ternyata Petugas Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) di KUA Kecamatan Pekalongan masih digunakan namun hanya di Desa Pekalongan saja dengan berbagai pertimbangan dan kebutuhan, Dengan di keluarkannya Intruksi Bimas Islam Dj II/I 2015 P3N diharapkan agar dapat KUA Kecamatan Pekalongan karena kurangnya keaktifan dan pengetahuan masyarakat, jaraknya Kantor Urusan Agama yang sangat jauh dari kediaman calon pengantin sehingga merasa kesulitan dalam mengurus berkas administrasi perkawinan sehingga sering terjadinya kendala-kendala dalam melengkapi berkas-berkas administrasi perkawinan dan demi kelangsungan kinerja KUA agar berjalan efektif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 04 Feb 2020 08:30
Last Modified: 06 Feb 2020 03:52
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/1949

Actions (login required)

View Item View Item