Penyelesaian Sengketa Mengulang-Sewakan Perspektif Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 (Studi Kasus di Desa Tanjung Inten Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur)

Fauziah, Novita (2018) Penyelesaian Sengketa Mengulang-Sewakan Perspektif Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 (Studi Kasus di Desa Tanjung Inten Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
SKRIPSI NOVITA FAUZIAH NPM. 13112539.pdf - Other

Download (3MB) | Preview

Abstract

Manusia sebagai mahkluk sosial dimana dalam perannya sebagai mahluk sosial ingin selalu hidup berkelompok dengan sesamanya atau hidup bermasyarakat. Tidak heran apabila satu orang (individu) atau satu kelompok membutuhkan individu lain atau kelompok lain. Untuk memenuhi hajat hidup, seseorang akan saling membantu dan melengkapi satu sama lain. Apabila telah terjadi perselisihan maka dalam penyelesaiannya harus ada itikad baik dari semua pihak yang bersangkutan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah; Bagaimanakah penyelesaian sengketa atas perjanjian mengulang-sewakan yangterjadi di Desa Tanjung Inten Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur dalam Perspektif Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian sengketa yang digunakan oleh para pihak bersengketa yangterjadi di Desa Tanjung Inten Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Secara praktis manfaat dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi masyarakat mengenai konsep penyelesaian sengketa atas perjanjian menurut Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999. Penelitian ini menggunakan tekhnik pengumpulan data observasi langsung terjun ke lokasi sengketa yaitu di Desa Tanjung Inten, selanjutnya wawancara dengan semua pihak yang bersangkutan yaitu pemilik tanah sawah, penyewa pertama, penyewa kedua, mediator, dan selanjutnya mendokumentasikan setiap kegiatan-kegiatan peneliti dan narasumber serta data sekunder dari buku-buku referensi dan tempat terjadinya perjanjian. Semua data-data tersebut dianalisis dengan kualitatif deskriptif menggunakan teknik komparatif denngan cara berfikir induktif.
Dari hasil penelitian, semua pihak yang bersengketa dalam menyelesaiakan suatu sengketa dimulai dengan tahapan musyawarah/negosiasi antara kedua pihak yang bersengketa namun belum mencapai kesepakatan, maka tahapan selanjutnya ditempuh melalui mediasi yakni mengangkat seorang mediator untuk mencapai sebuah kesepakatan perdamaian, cara tersebut sejalan dengan Hukum Islam dan Undang-undang Nomor 30 Tahun 1999dalam menyelesaikan sengketa dengan menggunakan mediasi yang mana mediasi merupakan salah satu alternatif dalam penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Hukum Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 05 Feb 2020 08:11
Last Modified: 05 Feb 2020 08:11
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/2052

Actions (login required)

View Item View Item