Kajian Terhadap Bagi Hasil Ternak Kambing Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Desa Sanggar Buana Kec. Seputih Banyak Kab. Lampung Tengah)

Aminah, Siti (2017) Kajian Terhadap Bagi Hasil Ternak Kambing Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Desa Sanggar Buana Kec. Seputih Banyak Kab. Lampung Tengah). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
SKRIPSI SITI AMINAH.pdf - Other

Download (5MB) | Preview

Abstract

Bagi hasil merupakan pembagian hasil usaha antara dua pihak yang melakukan perjanjian, bagi hasil usaha. Perjanjian yang dgunakan dalam bagi hasil ini menggunakan akad syirkah. Syirkah dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pasal 20 syirkah dalah kerja sama antara dua orang atau lebih dalam hal pemodalan, keterampilan, atau kepercayaan dalam usaha tertentu dengan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah yang disepakati oleh pihak-pihak yang berserikat. Adapun syarat akad syirkah yaitu ijab kabul, adanya para pihak yang melakukan perjanjian, dan kejelasan presentase bagi hasil para pihak. Bagi hasil yang dilakukan di Desa Sanggar Buana ternak kambing yang masih dilakukan secara adat istiadat, sistem pembagian hasilnya dengan anak kambing.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan bagi hasil ternak kambing di Desa Sanggar Buana Kec. Seputih Banyak Kab. Lampung Tengah dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Dengan begitu peneliti bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan bagi hasil ternak kambing dalam Perspektif Hukum Ekomoni Syariah di Desa Sanggar Buana Kec. Seputih Banyak Kab. Lampung Tengah.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan penelitian yang bersifat deskriptif sedangkan data yang dikumpulkan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara yang dilakukan kepada para pihak yaitu pemilik kambing dan pemelihara kambing. Teknik yang digunakan untuk menguji data dalam penelitian ini ialah trigulasi data. Semua data-data tersebut dianalisa secara kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagi hasil ternak kambing dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah di Desa Sanggar Buana jenis syirkah yang digunakan yaitu syirkah mudharabah yang dilakukan secara lisan. Syirkah yang dilakukan di Desa Sanggar Buana menggunakan bagi hasil dengan anak kambing. Bagi hasil dengan anak kambing ini diperbolehkan asal syirkah dilakukan sesuai dengan rukun, syarat-syarat syirkah, dan tidak dengan merugikan masing-masingpihak. Secara hukum Islam syirkah itu diperbolehkan sebagai dasar hukum Al-Qur'an dan sunnah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Hukum Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 06 Feb 2020 07:04
Last Modified: 06 Feb 2020 07:04
URI: http://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/2157

Actions (login required)

View Item View Item