Pembagian Harta Sebelum Muwaris Meninggal Dunia (Studi Kasus Masyarakat Desa Nunggal Rejo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah)

Sugiarti, Nita (2019) Pembagian Harta Sebelum Muwaris Meninggal Dunia (Studi Kasus Masyarakat Desa Nunggal Rejo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
NITA SUGIARTI - Perpustakaan IAIN Metro.pdf - Other

Download (2MB) | Preview

Abstract

Proses pemberian barang harta benda oleh orang tua kepada anaknya seringkali sudah dilakukan ketika orang tua (pewaris) masih hidup. Harta pemberian merupakan suatu bentuk kasih sayang dan pemupukan tali silaturahmi antara orang tua kepada anaknya. Akan tetapi dalam prakteknya masih banyak menimbulkan permasalahan khususnya terhadap harta pemberian semasa hidup tersebut. Pemberian harta yang dilakukan semasa hidup oleh orang tua terkadang pada saat orang tua meninggal dunia menjadi masalah diantara para ahli warisnya khususnya bagi para ahliwaris yang tidak mendapatkan harta pemberian dari orang tuanya. Keadaan demikian itu tentunya tidak selaras dengan maksud dari harta pemberian yang sesungguhnya dan juga mengakibatkan kesan kurang baik. Penelitianinibertujuanuntuk mengetahui 1) Bagaimana pembagian waris sebelum meninggal di Desa Nunggalrejo Kecamatan Punggur? 2) Bagaimana analisis tinjauan hukum waris Islam terhadap pembagian harta sebelum pewaris meninggal dunia?.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan (fiel research) dengan sifat penelitian deskritif kualitatif, dan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatifyaitu pecandraan mengenai situasi dan kejadian secara sistematis, faktual, dan akurat. Sumber data merupakan subyek penelitian yang memiliki kedudukan penting, diperoleh dari sumber data primer dan skunder. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisadata dengan menggunakan teknik triangulasi. Sedangkan analisis data dengan reduksi data, verifikasi dan penegasan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah, 1) Pembagian harta waris sebelum muwaris meninggal didasarkan prinsip bahwa orang tua (pewaris) bebas menentukan untuk membagi-bagi harta benda kepada anak-anaknya berdasarkan kebijaksanaan orang tua yang tidak membedakan kasih sayangnya kepada anak-anaknya, dn untuk menghindari persengketaan yang ada dikemudin hari.2) Hukum kewarisan Islam menentukan banyaknya yang diterima oleh masing-masing ahli waris, ada perbedaan dari ahli waris laki-laki dan ahli waris perempuan, sedangkan dalam hukum adat yang dianut oleh di Desa Nunggal Rejoyaitu sistem kewarisan bilateral tidak membeda-bedakan antara ahli waris laki-laki dan ahli waris perempuan, masing-masing mendapat harta warisan sesuai kebutuhannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 06 Feb 2020 08:16
Last Modified: 06 Feb 2020 08:16
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/2168

Actions (login required)

View Item View Item