Akibat Hukum Atas Pembatalan Akad Jual Beli Catering Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus Rumah Makan di Kecamatan Metro Timur)

Agnesia, Grisni Fadillah (2020) Akibat Hukum Atas Pembatalan Akad Jual Beli Catering Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus Rumah Makan di Kecamatan Metro Timur). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
GRISNI FADILLAH AGNESIA - Perpustakaan IAIN Metro.pdf - Other

Download (5MB) | Preview

Abstract

Manusia saling melakukan ikatan antara satu sama lain agar kebutuhannya tercapai. Salah satunya dengan melakukan transaksi jual beli. Suatu transaksi jual beli di dalamnya terdapat akad yang mengikat antara kedua belah pihak. Namun tidak semua akad jual beli berjalan sesuai dengan apa yang sudah disepakati. Pembatalan terhadap akad yang telah disepakati bersama antara pemesan dan penjual kerap terjadi. Pembatalan yang terjadi ini akan mengakibatkan salah satu pihak dirugikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum atas pembatalan akad jual beli perspektif hukum ekonomi syariah. Manfaat dari penelitian ini adalah 1) Secara teoretis penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan khazanah keilmuan tentang akibat hukum atas pembatalan akad jual beli dalam perspektif hukum ekonomi syariah. 2) Secara praktis penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi masukan bagi umat Islam secara umum, dan dapat dijadikan pertimbangan bagi penjual maupun pembeli dalam melakukan pembatalan akad jual beli. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik wawancara dan dokumentasi. Data hasil temuan digambarkan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan cara berfikir induktif, yaitu suatu cara berfikir yang berangkat dari fakta-fakta yang khusus dan kongkrit kemudian dari fakta yang khusus dan kongkrit ditarik secara generalisasi yang mempunyai sifat umum.
Berdasarkan hasil akhir penelitian penjual meminta ganti rugi kepada pembeli yang membatalkan pesanan secara sepihak dengan cara tidak mengembalikan uang muka yang sudah dibayarkan pembeli merupakan hal yang diperbolehkan menurut hukum ekonomi syariah. Pada perjanjian jual beli, jika terjadi pembatalan memang ada akibat hukum yang harus ditanggung oleh para pihak yang bersangkutan. Seperti membayar ganti rugi, denda, dan lain sebagainya.Hal ini telah sesuai dengan pasal 38 Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah yang menyatakan bahwa pihak dalam akad yang melakukan ingkar janji dapat dijatuhi sanksi: a. Membayar ganti rugi;b. Pembatalan akad;c.Peralihan risiko;d. Denda; dan/ataue. Membayar biaya perkara.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Hukum Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 06 Feb 2020 08:00
Last Modified: 06 Feb 2020 08:00
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/2172

Actions (login required)

View Item View Item