Persepsi Masyarakat Terhadap Wakil Wali Nikah di KUA Kabupaten Lampung Tengah (Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia)

Yatim, Ahmad (2018) Persepsi Masyarakat Terhadap Wakil Wali Nikah di KUA Kabupaten Lampung Tengah (Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia). Masters thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
Tesis Ahmad Yatim.pdf - Other

Download (2MB) | Preview

Abstract

Wali merupakan salah satu rukun yang harus ada dalam pernikahan. Posisinya menentukan sah dan tidaknya pernikahan. Hal ini dijelaskan di dalam al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. sebab walilah yang nantinya akan mengikrarkan ijab dengan mempelai laki-laki.
Realitas yang terjadi di suatu daerah masyarakat Muslim memperlihatkan fenomena yang berbeda. Kedudukan wali yang cukup signifikan tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh wali terutama di saat prosesi akad nikah. Wali yang berhak menikahkan perempuan yang berada di bawah perwaliannya justru meninggalkan majelis akad nikah setelah mewakilkan haknya kepada tokoh Agama atau petugas dari KUA yang dianggap mampu untuk menggantikan dirinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses perwakilan wali nikah dan persepsi masyarakat terhadap perwakilanwali nikah serta analisis hukum Islam dan hukum Positif di Indonesia tentang wakilwali nikah yang terjadi di KUA Kabupaten Lampung Tengah.Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research), dimana data yang penulis peroleh melalui wawancara dan dokumentasi dariwali nikah sebagai pihak yang telah berwakil, selanjutnya kepada tokoh agama dan Kepala KUAserta Penghulu pihak yang mengetahui secara langsung prosesi akad nikah yang walinya berwakildi KUA Kabupaten Lampung Tengah, kemudian data dianalisis secara kualitatif, setelah mendapatkan datayang diperlukan, penulis juga melakukan pendekatan normatif-yuridis, yaitu mencari data dari buku-buku, karya ilmiah, perundang-undangan dan sumber-sumber lainnya yang mendukung dan berkaitan dengan penelitian tesisini.
Hasil penelitian ini adalah peristiwa Wakil WaliNikah yang terjadi di KUA Kabupaten Lampung Tengah hukumnya adalah boleh, meskipun ada pergeseran norma hukum di sebagian masyarakat yang disebabkan perbedaan pemahaman dalam Kitab Kifayatul Ahyar, namun yangdilakukan oleh masyarakat telah memberikan manfaat terhadap sesama manusia karena dengan adanya taukil wali nikah tersebut telah membantu memudahkan urusan sesama manusia,selain itu, taukil wali nikah merupakan suatu bentuk tolong menolong dalam hal kebaikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Pascasarjana
Divisions: Pascasarjana > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 17 Feb 2020 07:55
Last Modified: 17 Feb 2020 07:55
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/2470

Actions (login required)

View Item View Item