Dampak hutang piutang pada Kelompok Tani Ngudi Santoso ditinjau dari ekonomi islam (Studi Kasus pada Kelompok Tani Dusun IV Desa Sidodadi Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur)

Melani, Eva (2019) Dampak hutang piutang pada Kelompok Tani Ngudi Santoso ditinjau dari ekonomi islam (Studi Kasus pada Kelompok Tani Dusun IV Desa Sidodadi Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
Skripsi 048.FEBI.2019.pdf - Other

Download (9MB) | Preview

Abstract

Manusia sebagai makhluk sosial yang memiliki ketergantungan kepada orang lain, tidak ada yang dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Misalnya dalam memulai usaha diperlukannya modal dari simpanan ataupun meminjam kepada rekan-rekannya. Islam tidak melarang pinjam-meminjam (hutang-piutang). Hutang (qardh) adalah harta yang diberikan oleh kreditor (pemberi hutang) kepada debitor (pemilik hutang), agar debitor mengembalikan yang serupa dengannya kepada kreditor ketika telah mampu. Hutang piutang pada kelompok tani Ngudi Santoso dalam pelaksanaannya dibebankan tambahan sebesar 5% dari hutangnya. Pemberian hutang hanya untuk anggota kelompok tani.

Pertanyaan yang diajukan dalam penelitian ini yaitu: “Apakah dampak akibat hutang piutang pada kelompok tani ngudi santoso ditinjau dari ekonomi islam (Studi Kasus pada Kelompok Tani Dusun IV Desa Sidodadi Kecamatan Pekalongan) ?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang timbul akibat hutang piutang pada pada kelompok tani Ngudi Santoso ditinjau dari ekonomi Islam. Metodelogi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bertitik tolak dari data primer melalui penelitian lapangan. Alat pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa data kualitatif.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dampak adanya hutang piutang pada kelompok tani ngudi santoso memberikan dampak positif yaitu melaksanakan kehendak Allah untuk saling tolong menolong dengan cara mengulurkan bantuan kepada orang yang membutuhkan dan mengalami kesulitan. Selain itu juga memberikan dampak negatif karena adanya hutang piutang dengan pemberian tambahan sebesar 5% memberatkan sebagian anggota sehingga pada saat jatuh tempo ada beberapa anggota yang terpaksa melakukan pinjaman kepada tetangganya. Adanya hal tersebut berdampak buruk pada anggota yang melakukan pinjaman karena merugikan nama baik keluarga, dan terganggu oleh tagihantagihan hutang yang belum terbayar. Sehingga membuat fikiran dan mengganggu ketentraman jiwa. Ditinjau dari prinsip ekonomi Islam adanya dampak tersebut tidak mencerminkan penerapan prinsip tauhid, ‘adl dan prinsip ma’ad.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Syariah
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 03 Dec 2019 01:00
Last Modified: 03 Dec 2019 01:00
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/280

Actions (login required)

View Item View Item