Tingkat Kesadaran Hukum Tentang Perceraian Bagi Isteri (Studi Kasus Tentang Cerai Gugat di Kecamatan Marga Tiga Tahun 2010

Setyadi, Feirawan Bagus Kumbara (2013) Tingkat Kesadaran Hukum Tentang Perceraian Bagi Isteri (Studi Kasus Tentang Cerai Gugat di Kecamatan Marga Tiga Tahun 2010. Undergraduate thesis, STAIN Jurai Siwo.

[img]
Preview
PDF
FEIRAWAN BAGUS KUMBARA SETYADI NPM 0629893.pdf - Other

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kesadaran hukum adalah sikap seseorang yang mengamati, menghayati dan menyadari untuk melakukan perbuatan yang dibuat oleh Penguasa yang berisi perintah-perintah dan larangan-larangan sebagai hak dan kewajiban akan anggota masyarakat. Perceraian adalah terjadinya perpisahan antara suami istri, rusak, atau hancurnya ikatan perkawinan sehingga ikatan suami istri, menjadi bubar, atau putusnya suatu hubungan suami istri dalam membina rumah tangga. Cerai gugat adalah perceraian yang disebabkan oleh adanya suatu gugatan lebih dahulu dari salah satu pihak kepada pengadilan dan suatu putusan pengadilan. Kecamatan marga tiga adalah pemeritahan tingkat kecamatan yang terdiri dari 13 desa dan penduduknya berjumlah per Januari 2009 terdiri dari 10.467 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 47.069 jiwa yang terdiri dari laki-laki :24.007 jiwa dan perempuan : 23.067 jiwa, yang mana di daerah tersebut ada permasalahan yang sangat menarik yaitu pada tahun 2010 banyak kasus perceraian yang berjumlah 36, diantaranya 30 kasus cerai gugat dan 6 cerai talak. Sehingga penulis tertarik untuk meneliti tentang kesadaran hukum tentang perceraian bagi istri di karenakan di marga tiga banyak kasus perceraian yang memohon seorang istri.

Penelitian ini bersifat deskriptif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk memberikan data yang seteliti mungkin, dan penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis data primer dan skunder. Data primer dalam penelitian ini adalah data langsung dari masyarakat bersangkutan yang berkaitan dengan Tingkat kesadaran hukum tentang Perceraian bagi istri yang diperoleh melalui wawancara, sedangkan data skunder adalah data-data yang berkaitan yang ada di lapangan terutama data yang diperoleh dari Kecamatan.

Adapun penelitian ini adalah Untuk mengetahui sejauh mana Tingkat kesadaran hukum pihak isteri tentang perceraian di Wilayah Kecamatan Marga Tiga dengan melihat faktor-faktor yang menyebabkan tingginya angka cerai gugat di lihat dari indikator – Indikator Kesadaran hukum.

Kesimpulan penelitian ini adalah Tingkat kesadaran hukum bagi istri yang tinggi dengan melihat indikator kesadaran hukum, yaitu tentang pengetahuan hukunya, pemahama hukum, sikap hukum dan prilaku hukum masyarakat Marga Tiga yang mengalami perceraian bagi istri yang mengajukan gugatan ke suami dengana melihat beberapa fatkor tentang perceraian di kecamatan Marga Tiga yaitu adalah perselingkuhan dan kekerasan dalam Rumah Tangga.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 28 May 2020 03:40
Last Modified: 28 May 2020 03:40
URI: http://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/3262

Actions (login required)

View Item View Item