Kinerja Keuangan Berdasarkan Analisa Rasio Likuiditas Perbankan Syariah PT. Bank Muamalat Indonesia Tahun 2016-2018

Agustin, Dinda Triandari (2020) Kinerja Keuangan Berdasarkan Analisa Rasio Likuiditas Perbankan Syariah PT. Bank Muamalat Indonesia Tahun 2016-2018. Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
DINDA TRIANDARI AGUSTIN.pdf - Other

Download (3MB) | Preview

Abstract

Kinerja keuangan merupakan gambaran langsung dari suatu bank mampu atau tidak dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dengan efisien dan efektif. Dengan melihat kinerja keuangan bank mampu melihat pertumbuhan dan perkembangan laju keuangan perusahaan. Kemudian bank dapat dikatakan berhasil apabila bank mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Keuangan Berdasarkan Analisa Rasio Likuiditas Perbankan Syariah PT. Bank Muamalat Indonesia Tahun 2016-2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library ressearch). Sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, kemudian teknik analisa data dengan rasio likuiditas.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PT. Bank Muamalat Indonesia dalam peringkat komposit 5 yang artinya mencerminkan kondisi bank likuiditas kurang sehat (illikuid) yang dapat membahayakan kelangsungan usaha bank. Keterangan diatas beradasarkan analisa rasio lancar pada tahun 2016 sampai tahun 2018 tidak bisa mencapai standar tingkat sehat >25% yaitu sebesar 6,6% pada tahun 2016, kemudian 3,0% pada tahun 2017 meningkat tidak signifikan sebesar 5,1%, sedangkan menurut standar tingkat kesehatan yang paling sehat adalah >25%. Kemudian pada rasio kas pada tahun 2016 sampai tahun 2018 dalam kategori tidak sehat hal ini berdasarkan hasil perhitungan rasio kas selama 3 tahun berada di bawah angka ≥ 4,80 % yaitu sebesar 1,07 % pada tahun 2016 menurun sebesar 1,05 % pada tahun 2017 meningkat tidak signifikan sebesar 1,54 % pada tahun 2018, sedangkan menurut standar industri angka yang paling sehat adalah ≥ 4,80 kali. Kondisi tersebut disebabkan oleh turunnya pos-pos aktiva lancar, antara lain: piutang istishna, pendapatan margin istishna, jumlah kas serta adanya kenaikan pada piutang sewa (piutang ijarah) dan kewajiban jangka pendek.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Perbankan Syariah
Depositing User: Tari Eka Miyanti
Date Deposited: 22 Jul 2020 02:44
Last Modified: 22 Jul 2020 02:44
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/3608

Actions (login required)

View Item View Item