Mahar Perkawinan Dengan Hafalan Ayat Al-Quran Perspektif Fiqih Munakahat (Studi Kasus di Desa Tri Tunggal Jaya Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang)

Putri, Vallenda Fadilla (2021) Mahar Perkawinan Dengan Hafalan Ayat Al-Quran Perspektif Fiqih Munakahat (Studi Kasus di Desa Tri Tunggal Jaya Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img] PDF
SKRIPSI VALLENDA FADILLA PUTRI - 1702030017 - AS.pdf - Other

Download (6MB)

Abstract

Di Desa Tri Tunggal Jaya Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang beberapa kali terjadi pernikahan dengan menggunakan mahar hafalan ayat Al-Quran. Perkawinan dengan mahar hafalan ayat Al-Quran memang pernah terjadi pada masa Rasulullah SAW, namun hal tersebut terjadi saat calon mempelai laki-laki sama sekali tidak memiliki harta untuk dijadikan mahar. Sedangkan di Desa Tri Tunggal Jaya alasan penggunaan mahar ini bukan karena tidak adanya harta, tetapi dengan berbagai alasan yang berbeda dengan sebab diperbolehkannya penggunaan mahar hafalan ayat Al-Quran pada masa Rasulullah.

Skripsi ini adalah hasil dari penelitian lapangan (field research) yang berjudul “Mahar Perkawinan Dengan Hafalan Ayat Al-Quran Perspektif Fiqih Munakahat (Studi Kasus di Desa Tri Tunggal Jaya Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang)”. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan bagaimana pandangan fiqih munakahat terhadap terjadinya perkawinan dengan hafalan ayat Al-Quran di Desa Tri Tunggal Jaya Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang.

Sumber data dalam penelitian lapangan ini yaitu pelaku perkawinan dengan hafalan ayat Al-Quran, orang tua pelaku dan Petugas Pencatat Nikah KUA Kecamatan Penawartama di Desa Tri Tunggal Jaya. Dalam memgumpulkan data menggunakan teknik wawancara sehingga yang diperoleh datanya berupa data tentang pengertian mahar berupa hafalan Alquran, dan faktor adanya mahar berupa hafalan Alquran. Analisis data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini adalah dengan metode deskriptif kualitatif, yaitu bertujuan mendiskripsikan kasus penggunaan mahar dengan hafalan ayat Al-Quran yang ada di Desa Tri Tunggal Jaya Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang, serta menggunakan pola pikir deduktif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dalam praktek pemberian mahar berupa hafalan alquran pada masa ini sebenarnya tidak diperbolehkan dikarenakan mayoritas pendapat Ulama yang mengatakan bahwa ketiadaan manfaat di dalam mahar tersebut. Namun praktek perkawinan dengan mahar hafalan Al-Quran di Desa Tri Tunggal Jaya hukumya diperbolehkan karena mahar yang digunakan dalam perkawinan tersebut tidak semata-mata hafalan Al Quran saja, tetapi juga diiringi dengan mahar lain yang memiliki nilai seperti emas dan uang tunai sehingga memiliki kemanfaatan yang nyata.

Kata Kunci: Mahar Hafalan Ayat Al-Quran, Desa Tri Tunggal Jaya, Fiqih Munakahat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Siti Ma'ani IAIN Metro
Date Deposited: 02 Nov 2021 07:27
Last Modified: 02 Nov 2021 07:27
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/4696

Actions (login required)

View Item View Item