Pemahaman Masyarakat Tentang Iddah Perspektif Hukum Islam di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Lampung Tengah

Sapta, Kamilu Nawa (2021) Pemahaman Masyarakat Tentang Iddah Perspektif Hukum Islam di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Lampung Tengah. Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img] PDF
SKRIPSI KAMILU NAWA SAPTA 1502030036 - AS.pdf - Other

Download (4MB)

Abstract

Perempuan dalam kehidupan sehari-hari harus dapat memenuhi kebutuhan kesehariannya, baik keluarga dan saudara, terlebih ketika wanita ditinggal mati oleh suaminya maka tentu saja bagi bagi wanita tersebut akan mendapatkan tugas ganda dalam keluarganya. Meninggalnya suami ataupun orang dekat yang dikasihi jelas menggoreskan luka dan duka di dalam hati. Karena suasana hati yang berkabung, tak ada hasrat berhias diri, menyentuh wewangian, ataupun berpakaian indah. ketika mengalami masa iddah setelah ditinggal cerai (mati atau hidup), apakah masih boleh melakukan hal-hal tersebut. Mengingat waktu tunggu yang harus dilewati sangatlah panjang, bahkan dengan waktu tunggu tersebut para wanita ada tetap menjalankan profesinya dan ada juga yang. menunggu sampai waktu tunggu tersebut benar-benar habis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa 1) Bagaimana pemahaman masyarakat tentang iddah di Desa Ruktiharjo Kecamatan Seputih Raman. 2) Bagaimana perspektif hukum Islam tentang iddah di Desa Ruktiharjo Kecamatan Seputih Raman.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan (fiel research) dengan sifat penelitian deskritif kualitatif, dan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu pecandraan mengenai situasi dan kejadian secara sistematis, faktual, dan akurat. Sumber data merupakan subyek penelitian yang memiliki kedudukan penting, diperoleh dari sumber data primer dan skunder. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi. Sedangkan analisis data dengan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini adalah, 1), Pemahaman masyarakat tentang iddah di Desa Ruktiharjo yaitu mengenai penerapan masa berkabung bagi wanita yang ditinggal wafat suaminya saat ini sangat beragam. Sebagian besar masyarakat menyepakati bahwa dalam menjalankan masa berkabung mereka tetap dapat menjalankan kewajiban dalam mencari nafkah untuk anak-anaknya. Selama tidak melanggar aturan yang menjadi ketetapan dalam masa berkabung, iddah (meninggalkan perhiasan/bersolek). 2) Perspektif hukum Islam tentang iddah adalah salah satu ajaran Islam yang jelas disyari’atkan berdasarkan nash dan ijma’ ulama. Para ulama sepakat menyatakan pendapatnya bahwa iddah hukumnya wajib bagi wanita yang merdeka apabila ia ditinggal mati suaminya. Lama waktu melakukan iddah yaitu empat bulan sepuluh hari. Bagi istri yang dapat melaksanakan iddah secara penuh tanpa menimbulkan bahaya bagi diri dan keluarganya, ia wajib beriddah wajibnya wanita lain yang beriddah. Tetapi istri yang tidak mungkin melakukan iddah karena jika ia melakukannya, kehidupannya akan hancur sehingga membahayakan diri dan keluarganya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ahwal Syakhshiyyah
Divisions: Fakultas Syariah > Ahwal Syakhshiyyah
Depositing User: Siti Ma'ani IAIN Metro
Date Deposited: 02 Nov 2021 07:27
Last Modified: 02 Nov 2021 07:27
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/4697

Actions (login required)

View Item View Item