Bagi Hasil pada Sistem Gaduh Kambing dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Desa Bendosari Komering Putih Kecamatan Gunung Sugih)

Badriyah, Siti (2018) Bagi Hasil pada Sistem Gaduh Kambing dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Desa Bendosari Komering Putih Kecamatan Gunung Sugih). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
SKRISI SITI BADRIYAH (13104384).pdf - Other

Download (5MB) | Preview

Abstract

Masyarakat Bendosari Komering Putih Kec. Gunung Sugih Lampung Tengah mayoritas beragama Islam dan profesinya sebagai petani, buruh, pedagang, dan sebagian dari masyarakat menjalankan praktik bagi hasil dalam bidang peternakan kambing guna menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan. Di masyarakat Bendosari praktik bagi hasil yang berkaitan dengan peternakan kambing dikenal dengan istilah gaduh kambing.Sistem gaduh kambing ini berlandaskan tolong menolong dan kepercayaan sehingga akad yang dilakukan hanya melalui lisan saja. Pembagian hasil dalam sistem gaduh kambing ini sesuai dengan modal (kambing) yang diberikan dan juga kesepakatan oleh kedua belah pihak pada awal kesepakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagi hasil pada sistem gaduh kambing dalam perspektif ekonomi Islam.

Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research), dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data kualitatif dengan menggunakan metode berfikir induktif. Yaitu pengambilan kesimpulan dimulai dari pertanyaan atau fakta-fakta khusus menuju pada kesimpulan yang bersifat umum. Data dan fakta hasil pengamatan lapangan disusun, diolah, dikaji kemudian ditarik kesimpulan yang bersifat umum.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem gaduh kambing yang dilakukan oleh masyarakat Bendosari Komering Putih Kecamatan Gunung sugih merupakan praktik bagi hasil mudharabah jika ditinjau dari Ekonomi Islam yakni kerjasama pengelolaan modal oleh pihak pemodal dan pemelihara (penggaduh) dengan imbalan bagi hasil yang disepakati antara kedua belah pihak pada awal perjanjian. Sistem gaduh kambing ini termasuk jenis mudharabah muqayyadahkarena pemelihara (penggaduh) dibatasi dengan jenis usaha, waktu dan tempat usaha.Tidak terdapat unsur ketidakpastian dalam transaksi kerjasama gaduh kambing ini, yang ada adalah ketidakpastian yang umum dalam bisnis, yaitu ketidakpastian mengenai untung dan ruginya bisnis yang dijalani. Terhadap penanggungan risiko yang mungkin terjadi dalam sistem gaduh ini jika dilihat dari perspektif Ekonomi Islam sudah sesuai, karena risiko apapun yangterjadi dimasa mendatang akan ditanggung bersama oleh kedua belah pihak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Syariah
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 08 Jan 2020 07:57
Last Modified: 08 Jan 2020 07:57
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/576

Actions (login required)

View Item View Item