Search for collections on IAIN Metro Digital Repository

Sistem Pengupahan Pekerja Pencari Dana Pembangunan Masjid Ditinjau dari Hukum Islam (Study Kasus di Desa Padang Tambak Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat)

Saputra, Deston (2019) Sistem Pengupahan Pekerja Pencari Dana Pembangunan Masjid Ditinjau dari Hukum Islam (Study Kasus di Desa Padang Tambak Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat). Undergraduate thesis, IAIN Metro.

[img]
Preview
PDF
SKRIPSI DESTON SAPUTRA.pdf - Other

Download (2MB) | Preview

Abstract

Berdasarkan penelitian dilapangan tentang sistem pengupahan pekerja penghimpun dana pembangunan Masjid Nurul Amaldi desa Padang Tambak adalah pembayaran upah untuk pekerja pencari dana menggunakan sistim pembayaran harian dengan ketentuan pekerja akan mendapatkan upah Rp 50.000 jika dana yang terkumpul dari pencari dana minimal Rp 1.000.000 atau lebih jika di bawah Rp 1.000.000 pekerja mendapat upah Rp 30.000 untuk upah hariannya. Nominal kesepakatan Upah telah disetujuai oleh para pekerja pencari dana secara lisan pada awal mulai pencarian dana.Dalam proses pembayarannya pengupahan para pekerja pencari dana dilakukan secara langsung dan dibayarkan saat pekerjaannya sudah selesai dilakukan pada hari itu.Upah yang diberikan kepada pekerja pencari dana diambilkan dana yang telah dikumpulkan dari sumbangan masyarakat yang melintas di jalan-jalan.

Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah dengan metode Jenis penelitian lapangan (Field Research) yangbersifat kualitatifdengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara. Wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan data dengan jalankomunikasi, yakni melalui kontak atau hubungan pribadi antara pengumpul data (pewawancara) dengan sumber data (interview) baik secara langsung maupun tidak langsung. Peneliti mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitandengan sistim pengupahan pekerja penghimpun dana pembangunan Masjid Nurul Amal di desa Padang Tambak. Wawancara langsung kepada Semua yang terlibat seperti pekerja penggalangan dana, ta‟mir masjid, panitia pembangunan masjid dan bendahara serta kepala Desa , pamong dan kepala dusun yang juga ikut terlibat dalam proses pembangunan Masjid, guna mendapatkan informasi yang akurat mengenai Sistem Pengupahan Pekerja Pencari Dana Pembangunan Masjidditinjau dari Hukum Islam. Setelah data terkumpul maka analisis data dalam penelitian ini menggunakan cara berfikir induktif. Berfikir induktif yakni dari masing-masing premis kasus, ditarik kesimpulan yang berupa generalisasi atau bersifat umum.

Dari permasalahan tersebut sistem pembayaran upah pekerja pencari dana pembangunan Masjid Nurul Amal desa Padang Tambak Secara Hukum Islamsudah sesuai dengan Hukum Islam. Pembayaran upah dilakukan secara langsung setelah pekerjaanya selesai dilakukan sesuai dengan Hukum Islam dan nominal upah yang dibayarkan kepada pekerja sudah cukup membantu kebutuhan keluarga pekerja pencari dana. Tidak ada yang dirugikan dalam sistem pengupahan,pekerja pencari dana ikhlas dan Sukarela membantu pembangunan Masjid Nurul Amal.Hanya saja untuk mengantisipasi dana yang terkumpul dijalan bercampur dengan dana-dana lainyang tidak diketahui secara jelas niat donaturapakah berinfaq, sedekah, zakat ataupun wakaf yang diniatkan untuk pembangunan Masjidsehingganya Pembayaran upah tidak boleh diambilkan dari penghimpunan dana dijalan. Agar terhindar dari penyalagunaan danadari donatur.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Hukum Ekonomi Syariah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Aan Gufroni .
Date Deposited: 14 Jan 2020 04:27
Last Modified: 14 Jan 2020 04:27
URI: https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/820

Actions (login required)

View Item View Item